Pariwisata Indonesia Tumbuh ke-9 Tercepat di Dunia

TrubusNews
Thomas Aquinus
06 Okt 2019   15:00 WIB

Komentar
Pariwisata Indonesia Tumbuh ke-9 Tercepat di Dunia

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Bidang Pemasaran Area III Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Sapto Haryono mengungkapkan pertumbuhan pariwisata Indonesia meraih peringkat ke-9 tercepat di dunia, dengan pertumbuhan wisman pada tahun 2014-2018 mencapai 67,6 persen.

"Maka dari itu bisa diproyeksikan kemungkinan pada 2019, target devisa mencapai 20 miliar dolar AS dapat tercapai. Dan akan bermunculan destinasi-destinasi baru di Pulau Kalimantan, yang bergerak ke pariwisata, bukan hanya fokus pada minyak dan batu bara," katanya saat pembukaan pameran pariwisata Borneo Extravaganza 2019 yang bekerja sama dengan lima pemerintah provinsi se-Kalimantan.

Sapto Haryono mengatakan, alasan memilih Bali menjadi tempat pameran, karena kalau mau memancing harus di kolam yang ikannya banyak.

Bali merupakan destinasi yang sudah banyak wismannya, pemerintah tidak perlu jauh-jauh promosi keluar negeri, cukup di Pulau Dewata sudah mendapat pengunjung dari berbagai belahan dunia.

Baca Lainnya : Provinsi Jawa Barat Terapkan Manajemen Krisis Kepariwisataan

Kalimantan yang terkenal dengan wisata petualangan ecotourism diharapkan mampu menarik wisman khususnya dari Eropa, sehingga target program pesona Indonesia tercapai 20 juta wisman pada 2019.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara kumulatif, Januari-Juli 2019, jumlah kunjungan wisman mengalami kenaikan mencapai 9,31 juta kunjungan. Jumlah ini naik 2,63 persen dibandingkan kunjungan wisman periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 9,07 juta kunjungan.

Kegiatan pameran pariwisata Borneo Extrvaganza 2019 ini dinilai mampu menarik minat wisnus dan wisman untuk mengunjungi Kalimantan.

Sesuai dengan tema yang bertajuk "Experience" diharapkan dapat menjadi daya tarik wisman dan wisnus untuk merasakan sendiri pengalaman menjelajah dan menikmati keindahan pulau Kalimantan dari sisi alam, pantai, taman wisata budaya, wisata belanja serta wisata kuliner yang dikenal dengan nama Borneo.

Baca Lainnya : KLHK Tinjau Sektor Bisnis untuk Tetap Membuka Pariwisata Pulau Komodo

Sebagai penyelenggara Borneo Extravaganza 2019, Inke Maris menyampaikan bahwa pameran pariwisata yang dimulai sejak 2004 tersebut berhasil mempersatukan seluruh Provinsi Kalimantan dalam melakukan promosi bersama.

Kegiatan ini telah memicu berbagai kegiatan wisata dan festival lainnya di Kalimantan dan mendorong berkembangnya industri pariwisata seperti hotel, obyek wisata, industri kerajinan, maupun akses penerbangan yang meningkat dari Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. 

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Presiden Jokowi Siapkan Labuan Bajo untuk Pertemuan G20

Peristiwa   20 Jan 2020 - 17:21 WIB
Bagikan:          
Bagikan: