Memaksimalkan Keberadaan Geopark untuk Peningkatkan Ekonomi Warga

TrubusNews
Thomas Aquinus
06 Okt 2019   14:00 WIB

Komentar
Memaksimalkan Keberadaan Geopark untuk Peningkatkan Ekonomi Warga

Ilustrasi geopark (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Balai Informasi Konservasi Kebumian LIPI, Edi Hidayat mengatakan, Seminar Nasional Ilmu Kebumian Geodiversity 2019 dengan tema “Riset Ilmu Kebumian untuk Pengembangan Geopark Nasional,” bertujuan untuk mengkolaborasi hasil-hasil penelitian yang ada di Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong (GNKK) ataupun di kawasan lainnya dari sisi ilmu kebumian, budaya dan hayati.

Saat ini Indonesia memiliki 19 geopark; 4 Global Geopark UNESCO dan 15 Geopark Nasional. Hal tersebut menciptakan tantangan tersendiri bagi wilayah-wilayah geopark.

"Tantangan kedepan bagi daerah yang sudah ditetapkan menjadi kawasan geopark adalah bagaimana kawasan tersebut memberikan dampak peningkatan ekonomi lokal sehingga program-program kegiatan harus dibuat dengan melibatkan masyarakat, serta tantangan perlindungan kawasan geopark sebagai kawasan konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat," ujar Edi dalam keterangan tertulisnya.

Baca Lainnya : Pemerintah Dorong Ujung Kulon Jadi Geopark yang Diakui Unesco

Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Dr. Eko Yulianto dan Guru Besar Ilmu Geologi Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Prof. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc., Ph.D hadir sebagai keynote speaker dalam acara tersebut menyebutkan, total terdapat 150 naskah yang dikirimkan oleh peneliti, akademisi dan penggiat geopark dari berbagai lembaga litbang maupun instansi dan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Keseluruhan makalah lengkap akan dipublikasi dalam prosiding ilmiah yang akan diterbitkan pada bulan Desember 2019.

Pemerintah Indonesia ingin mendorong geopark sebagai "The new economic geology" yang akan menjadi kendaraan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Daerah sebagai pengelola geopark diharapkan tidak hanya menonjolkan promosi pariwisatanya saja. Karena di balik keindahan alamnya, terdapat hasanah ilmu pengetahuan yang berguna bagi masa mendatang.

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: