Menristekdikti Resmikan Rumah Tahan Gempa Hemat Biaya dan Cepat Dibangun

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
03 Okt 2019   10:00

Komentar
Menristekdikti Resmikan Rumah Tahan Gempa Hemat Biaya dan Cepat Dibangun

Rumah tahan gempa yang dapat dibangun dalam waktu empat jam. (Foto : Dok Kemenristekdikti)

Trubus.id -- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir beberapa waktu lalu meresmikan rumah tahan gempa yang dapat dibangun dalam waktu empat jam. Dikatakannya, rumah tahan gempa tersebut selain cepat dalam pembangunanya juga lebih hemat untuk pembiayaannya.

“Rumah ini akan kami kembangkan di Lombok dan Palu dengan pembangunan hunian tetap, untuk harga dari setiap unit rumah tersebut berbeda-beda, mulai dari harga 60 juta sampai dengan 100 juta, tergantung tipe dari rumah yang akan di pesan, untuk itu masyarakat bisa lebih hemat, karena yang kita tahu bahwa hunian tetap yang biasanya jauh dari angka harga tersebut,” ujar Menteri Nasir dalam siaran persnya.

Menristekdikti berharap, masyarakat dapat lebih cepat dan lebih hemat membangun rumah tahan gempa, baik sebelum gempa terjadi maupun setelah gempa. Hal ini karena Indonesia merupakan negara dengan ring of fire, yang rentan akan potensi gempa. Oleh sebab itu bangunan seperti ini akan sangat dibutuhkan untuk meminimalisir korban yang tertimbun oleh material runtuh akibat gempa.

Baca Lainnya : Rumah Tahan Gempa di Jepang Terbuat dari Styrofoam

Menteri Nasir juga berharap, masyarakat dapat semakin banyak membangun rumah tahan gempa dengan Unplasticized Poly Vynil Chloride (UPVC). Selain karena cepat dan terjangkau, bahan ini juga ramah lingkungan karena dapat menggantikan pohon sebagai bahan baku pembuatan rumah.

“Berikutnya kita akan kembangkan terus-menerus ke depan dengan cepat. Kita akan kembangkan tidak hanya satu lantai, kemungkinan bisa menjadi dua lantai,” harapnya.

Adapun UPVC yang digunakan untuk rumah tahan gempa ini diteliti dan diujicoba oleh Universitas Diponegoro (Undip) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta diproduksi oleh PT Terryham Proplas Indonesia (TPI) dengan merk KENDS UPVC.

UPVC yang dijadikan bahan bangunan ini tahan panas sampai 220 derajat Celcius, sehingga UPVC ini dapat digunakan sebagai bahan pembangun rumah yang tahan kebakaran dan tahan gempa. Hal itu karena bagian tembok, partisi, pintu, dan jendela menggunakan bahan Unplasticized Poly Vynil Chloride (UPVC), sementara tiang dan atapnya menggunakan baja ringan. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: