124 Titik Api Kategori Sedang dan Tinggi Masih Terdeteksi di Sumatera Selatan

TrubusNews
Binsar Marulitua
30 Sep 2019   05:00 WIB

Komentar
124 Titik Api Kategori Sedang  dan Tinggi Masih Terdeteksi di Sumatera Selatan

Petugas melakukan pendinginan di lahan gambut yang terbakar (Foto : KLHK)

Trubus.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, tren penurunan titik api dan kabut asap pada sejumlah wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain upaya pemadaman baik melalui darat, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sukses menurunkan hujan. 

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo asil analisa BMKG menunjukkan bahwa jumlah titik api dengan confident level kurang dari 50% per provinsi dalam kurun waktu  21-27 September 2019 sudah turun sampai 90 persen. 

Berdasarkan pantauan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Minggu 29 September 2019 hingga pukul 16.00 WIB, titik api dengan kategori sedang dan tinggi terdeteksi  masih terdapat di beberapa wilayah Sumatera, seperti Jambi, Riau dan Sumatera Selatan. 

Baca Lainnya : Sudah 62 Lahan Konsesi Perusahaan Disegel KLHK, Titik Panas Menurun

"Di Riau dengan 3 titik, Muaro Jambi 1 titik, dan Sumatera Selatan 124 titik. Hal tersebut menunjukkan bahwa titik api terpantau cenderung berkurang," jelas Agus dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (29/9/2019). 

Agus menjelaskan, secara umum di wilayah Sumatera  kondisi cuaca terpantau cerah berawan hingga hujan. Jarak pandang di beberapa bandara di Pulau Sumatera terpantau berada pada level baik, dengan visibility lebih dari 5 km.

Data sementara yang berhasil dihimpun, jarak pandang di Pekanbaru mencapai 6 km (berawan), Rengat - Indragiri Hulu 5 km (hujan), Jambi > 10 km (berawan), dan Palembang > 10 km (berawan).

Baca Lainnya : Titik Panas Berkurang Signifikan, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada Asap Karhulta

Sementara itu, pantauan cuaca yang dilakukan di Pulau Kalimantan menunjukkan bahwa kondisi cuaca cerah, berawan hingga hujan. Sedangkan untuk jarak pandang terpantau sudah lebih dari 5 km. Kendati demikian, asap tipis masih terpantau berada di wilayah Palangkaraya - Kalimantan Tengah dan Banjarmasin - Kalimantan Selatan.

Beberapa data hasil pantauan jarak pandang dan cuaca di wilayah Kalimantan meliputi; Pontianak > 10 km (berawan), Pangkalan Bun > 10 km (berawan), Sampit 7 km (berawan), Palangkaraya 3.5 km (berasap) dan Banjarmasin 9 km (berasap).

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: