Korban Tewas Akibat Gempa Pakistan Meningkat Jadi 37 Jiwa

TrubusNews
Syahroni
25 Sep 2019   22:30 WIB

Komentar
Korban Tewas Akibat Gempa Pakistan Meningkat Jadi 37 Jiwa

Seorang wanita berdiri di pintu masuk sebuah ruangan setelah atapnya runtuh akibat gempa di Jatlan, Mirpur, Pakistan 25 September 2019. (Foto : REUTERS/Akhtar Soomro)

Trubus.id -- Jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang melanda Kashmir Pakistan melonjak menjadi 37, kata para pejabat negara tersebut, Rabu (25/9), ketika keluarga-keluarga berduka atas kerabat dan tim penyelamat mengirim pasokan ke daerah itu.

Para pejabat mengatakan peningkatan korban, yang termasuk anak-anak, muncul sehari setelah gempa berkekuatan 5,8 melanda ketika pihak berwenang dapat mencapai kota dan desa di sekitar wilayah di luar pusat populasi utama.

"Kami telah mengirim tim survei di seluruh wilayah yang terkena dampak gempa untuk mengumpulkan rincian para korban," Muhammad Tayyab, komisaris divisi Mirpur, salah satu daerah yang terkena dampak terburuk, mengatakan kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa sekitar 500 orang telah terluka.

Gempa yang terjadi Selasa (24/9) kemarin meratakan rumah-rumah dan toko-toko dan membelah jalan terbuka di daerah antara kota-kota Jhelum dan Mirpur di utara, yang sebagian berada di bagian Pakistan dari wilayah Kashmir yang disengketakan.

"Situasi perlahan kembali normal, tingkat kepanikan sekarang berkurang di antara orang-orang, meskipun gempa susulan terasa di malam hari," kata Sardar Gulfaraz Khan, wakil inspektur jenderal polisi.

Sebagian besar kerusakan terjadi di desa-desa di mana rumah-rumah tua runtuh, kata Khan. Di sebuah kota di distrik Mirpur, lebih dari 200 orang berkumpul untuk menghadiri pemakaman seorang anak berusia 1-1 / 2 tahun yang terbunuh dalam gempa bumi. Wanita meratap di sekitar tempat tidur di mana tubuh bocah itu terbungkus selimut. Seorang anak lain di kota itu dimakamkan di pagi yang sama setelah sebuah tembok runtuh menimpanya.

Baca Lainnya : Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,3 Guncang Kashmir Pakistan, BMKG: Gempa Dipicu Sesar Aktif

"Tiba-tiba saya menerima telepon dari ayah saya bahwa ada gempa bumi dan adik perempuan saya terluka parah," kata saudara lelakinya, Mohammad Hameed.

"Dia terluka dan (sekarang) dia telah meninggalkan kita." ujarnya sedih.

Otoritas Manajemen Bencana Nasional (NDMA) Pakistan sebelumnya mengatakan 25 orang telah terbunuh dan sebagian besar korban adalah di Kashmir Pakistan. Banyak orang dari daerah itu tidur di luar rumah semalaman dan beberapa kembali ke rumah pada hari Rabu untuk mengumpulkan barang-barang dan memeriksa kerusakan.

Letnan Jenderal Muhammad Afzal, kepala NDMA, mengatakan bahwa pihak berwenang akan membawa 200 tenda ukuran keluarga untuk tempat penampungan sementara, peralatan dapur, selimut dan 50.000 botol air. Pasukan dan responden darurat lainnya melakukan operasi penyelamatan sepanjang malam, dengan para insinyur memulai perbaikan di jalan utama yang rusak parah, kata pasukan komunikasi Angkatan Darat Pakistan. Afzal mengatakan jalan itu akan dibuka kembali pada Kamis malam. Tiga jembatan juga rusak.

Gempa bumi mengganggu daya ke wilayah tersebut, tetapi telah dipulihkan pada tengah hari pada hari Rabu, kata NDMA. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, dalam sebuah tweet, menawarkan belasungkawa kepada keluarga para korban dan mengatakan ia telah mengarahkan pemerintah untuk dengan cepat menawarkan bantuan dan menilai kerusakan. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: