Kementan Dorong Petani Buka Lahan Tanpa Bakar dengan Hortikultura

TrubusNews
Thomas Aquinus
23 Sep 2019   23:00 WIB

Komentar
Kementan Dorong Petani Buka Lahan Tanpa Bakar dengan Hortikultura

Ilustrasi (Foto : Taiwantoday)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini terus berupaya mengedukasi para petani agar menggunakan mekanisasi pertanian untuk mengolah dan bercocok tanam. Upaya tersebut dilakukan pemerintah agar petani tidak melakukan pembakaran hutan.  

Salah satunya yang dilakukan oleh seorang petani kebun di Kelurahan Agro Wisata, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru,Tengku Rafli yang sukses mengubah lahan 10 hektar milik negara menjadi lahan produktif untuk tanaman hortikultura. Saat ini, lahan tersebut sudah memproduksi cabai, ubi, pepaya, bawang dan melon.

"Alhamdulillah kita dapat bantuan berupa bibit, benih dan alat mesin pertanian dari Dinas Pertanian Kota untuk membuka lahan swadaya," ujar Rafli, dilansir dari tabloidsinartani.

Baca Lainnya : Kementan: Sistem Pembelian Tebu Dongkrak Harga Tebu di Tingkat Petani

Rafli menyampaikan bahwa pembukaan lahan ini bukan atas pembakaran hutan. Dirinya menyampaikan, bahwa semua pengerjaan dilakukan melalui tata cara yang benar, serta patuh pada prinsip dasar aturan yang berlaku.

"Kita melakukanya dengan cara membuldoser lahan tandus tanpa membakar hutan. Untuk produksi, sekarang totalnya mencapai 6000 batang melon. Kalau kisaran 1 melon 2 kilogram, maka hasilnya bisa mencapai 13 ton," ujarnya.

Baca Lainnya : Mekanisme Sistem Pembelian Tebu, Kementan: Petani Layak Dapat Harga Sesuai Kualitas

Sementara itu, untuk pemasaran hasil panen, Rafli masih mengandalkan kerjasama pasar rakyat yang diinisiasi pemerintah daerah dan kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Pekanbaru.

"Tapi kebetulan kita juga sudah ada penampung yang biasa datang kesini. Kan kita juga ada kawasan miniatur agro wisatanya. Jadi secara prinsip, kita sudah memenuhi syarat jual," pungkasnya.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: