Lestarikan Lingkungan, MRT dan WWF Indonesia Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Hijau

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
20 Sep 2019   17:00

Komentar
Lestarikan Lingkungan, MRT dan WWF Indonesia Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Hijau

PT. MRT dan World Wildlife Fund of Nature (WWF) Indonesia melakukan kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU)terkait pelestarian lingkungan di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (20/9/19) (Foto : Astri Sofyanti/ Trubus.id)

Trubus.id -- PT. MRT dan World Wildlife Fund of Nature (WWF) Indonesia melakukan kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU). Kerja sama ini terkait pelestarian lingkungan hidup terutama untuk mendorong masyarakat luas menerapkan gaya hidup hijau dalam kehidupan sehari-hari. Kesepakatan tersebut ditandatanganin langsung oleh Direktur Utama PT MRT William Syahbandar dan CEO WWF Indonesia Rizal Malik di Stasiun MRT Lebak Bulus Grab, Jumat (20/9).

William mengatakan, MoU ini sebagai tanda bahwa kita bekerjasama dengan WWF Indonesia untuk sebuah gerakan Climate Action untuk mencapai target pengurangan emisi yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia.

“Mimpi saya MRT secara signifikan juga ikut berkontribusi terhadap upaya-upapa pengurangan emisi secara signifikan dan langkah yang hari ini kita mulai dengan WWF saya harapkan bisa menjadi sebuah langkah yang memulai dengan trasportasi publik perkotaan. Karena signifikansi dari emisi perkotaan itu datang dari trasportasi. Kemacetan adalah kontributor terbesar dari emnisi yang terjadi di kota-kota besar,” kata William dalam konferensi pers yang digelar di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (20/9).


Untuk itu kita berharap dengan gerakan penggunaan transportasi publik seperti MRT Jakarta benar-benar kita dorong. Aksinya harus terwujud dalam pengurangan jumlah orang Jakarta dan sekitarnya naik kendaraan umum.

“Yayasan WWF Indonesia akan melakukan kerjasama dengan PT MRT untuk melakukan kegiatan edukasi publik yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan serta yang berkaitan dengan iklim,” ujar Rizal.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Pemerintah Indonesia menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 29 sampai 41 persen sampai tahun 2030. Artinya harus ada pengurangan emisi karbon yang banyak disumbang oleh sektor energi dan transportasi. Pihaknya mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi mengurangi emisi karbon dan gas rumah kaca sebagai bagian dari upaya ikut serta dalam penyelamatan Bumi dari perubahan iklim.

“Kami mengajak masyarakat luas untuk berpindah dari kendaraan pribadi untuk mulai menggunakan trasportasi umum. Kami dari WWF Indonesia menyambut baik kerjasama ini dengan PT MRT karena akan lebih banyak lagiorang yang kami harapkan memiliki kesadaran mengenai lingkungan, iklim dan mengubah gaya hidupnya,” paparnya lagi.

Disebutkannya, bahwa masalah yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan iklim sebagian besar disebabkan oleh prilaku manusia. Dirinya mengatakan, hanya perilaku manusialah yang bisa mengubahnya.

“Tepat hari ini di seluruh dunia dimulai satu kegiatan Climate Action. Kegiatan ini dimulai oleh anak muda bersuaia 16 tahun bernama Greta Thunberg. Berkatnya, kini anak-anak di dunia tidak sabar untuk melakukan gerakan penyelamatan Bumi. Perubahan iklim saat ini sudah sampai pada tahapan krisis, sehingga kemudian mereka menggelar kegiatan Climate Action yang dilakukan mulai 20 September sampai 27 September 2019,” paparnya.

Sebagaimana kita ketahui, perubahan iklim yang mengancam Bumi kita kian di depan mata. Oleh sebab itu, kita sebagai manusia harus melakukan aksi nyata pula guna menyelamatkan Bumi kita.

“Mudah-mudahan kerjasama ini berlanjut dengan melibatkan masyarakat lebih banyak lagi dan target penurunan emisi karbon kita pada 2030 bisa tercapat dan MRT dan WWF Indonesia bisa menyatakan kontribusinya terhadap target tersebut,” pungkas Rizal.

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: