Korea Selatan Mengkonfirmasi Kasus ke-2 ASF, 5000 Ekor Babi Siap Dimusnahkan

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
18 Sep 2019   22:30

Komentar
Korea Selatan Mengkonfirmasi Kasus ke-2 ASF, 5000 Ekor Babi Siap Dimusnahkan

Petugas karantina yang mengenakan baju pelindung menempatkan barikade sebagai tindakan pencegahan terhadap demam babi Afrika di sebuah peternakan babi di Paju, Korea Selatan, Selasa (17/9). (Foto : AP Photo/Ahn Young-joon)

Trubus.id -- Korea Selatan pada hari Rabu (18/9) mengkonfirmasi kasus kedua demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) di dekat perbatasannya dengan Korea Utara. Temuan ini meningkatkan kekhawatiran bahwa wabah itu dapat menyebar dan mendatangkan malapetaka pada kawanan besar babi di negara itu.

Para pejabat berencana untuk memusnahkan sekitar 5.000 babi yang dipelihara di sebuah peternakan di kota Yeoncheon setelah penyakit yang sangat menular itu dikonfirmasi dalam tes seekor babi yang mati, kata seorang pejabat kementerian pertanian Korea Selatan dilansir dari phsy.org.

Pejabat memusnahkan hampir 4.000 babi dan meningkatkan upaya karantina Selasa (18/9) kemarin setelah mengkonfirmasi kasus pertama penyakit itu di kota terdekat, Paju.

Baca Lainnya : 5 Ternak Mati Usai Terinfeksi, Wabah Demam Babi Afrika Rambah Korea Selatan

Demam babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia tetapi sangat menular dan fatal bagi babi. Ini telah memusnahkan ternak di China dan negara-negara Asia lainnya dan tidak ada obat yang diketahui bisa menyembuhkannya.

Ada sekitar 6.300 peternakan di Korea Selatan yang memelihara lebih dari 11 juta babi. Perdana Menteri Lee Nak-yon mengatakan hewan liar, kendaraan atau bahkan perjalanan manusia mungkin menyebabkan virus menyebar. 

Pejabat sedang mencari kemungkinan bahwa penyakit ini diperkenalkan oleh babi hutan setelah wabah sebelumnya di Korea Utara.

"Saya mendorong Anda untuk segera merespons dan melakukan apa pun yang Anda bisa," kata Lee.

Kementerian pertanian mengatakan para pejabat juga meningkatkan desinfeksi pertanian dan kendaraan serta membatasi pergerakan petani, hewan, dan pengunjung untuk mengatasi penyakit itu.

Baca Lainnya : Pasca Wabah ASF, China Luncurkan Inisiatif Nasional untuk Tingkatkan Produksi Daging Babi

"Kami jelas akan memusnahkan 4.700 babi yang dipelihara di peternakan Yeoncheon dan bisa memusnahkan lebih banyak babi di peternakan di daerah tetangga jika diperlukan," kata pejabat kementerian itu, yang menolak disebutkan namanya.

Provinsi Gyeonggi, yang memerintah Yeoncheon dan Paju, membatalkan serangkaian acara yang telah direncanakan di kota-kota sampai Oktober, termasuk konser pop, maraton dan upacara yang menandai ulang tahun pertama KTT Pyongyang antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un September lalu. Sebuah festival film yang akan dibuka pada hari Jumat di desa perbatasan Imjingak dipindahkan ke kota Goyang.

Wabah di Korea Selatan terjadi setelah berbulan-bulan upaya pemantauan yang meningkat di pertanian daerah perbatasan setelah penyakit itu menyebar ke Korea Utara pada bulan Mei. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: