1.425 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
18 Sep 2019   10:30

Komentar
1.425 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera

Karhutla di Riau (Foto : Dok BNPB)

Trubus.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.425 titik panas (hotspot) indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdeteksi di wilayah Sumatera, Rabu (18/9) sampai pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan data statistik BNPB, wilayah dengan titik panas terbanyak berada di Jambi yakni 555 titik, kemudian Sumatera Selatan dengan 428 titik dan Riau 388 titik panas.

Sementara itu, data badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, juga mendeteksi titik panas yang terpantau Satelit Terra Aqua pada pukul 06.00 WIB berada di Bangka Belitung dengan 27 titik, Lampung 21 titik, Kepulauan Riau 9 titik, Sumatera Barat 7 titik, Sumatera Utara 6 titik, dan Bengkulu satu titik panas.

Baca Lainnya : Kepala BNPB: Sinergi Semua Pihak, Solusi Atasi Karhutla

BNPB mencatat, luas lahan terbakar di Riau hingga Agustus mencapai 49.266 hektare. Riau ditetapkan siaga darurat karhutla sejak 19 Februari sampai 31 Oktober 2019. Sedangkan untuk wilayah Jambi luas lahan yang hangus terbakar akibat karhutla mencapai 11.022 hektare hingga Agustus 2019 dengan statuts siaga darurat karhutla sejak 23 Juli sampai 20 Oktober 2019.

Sementara luas lahan yang terbakar di Sumatera Selatan mencapai 11.826 hektare hingga Agustus. Wilayah tersebut ditetapkan siaga darurat karhutla sejak 8 Maret sampai 31 Oktober 2019.

Hingga Rabu, 18 September 2019, dilaporan asap pekat masih menyelimuti Kota Pekanbaru. Asap berasal dari karhutla di Riau dan kian diperparah asap kiriman dari provinsi tetangga. Arah angin berhembus dari arah tenggara dan selatan. Kota Pekanbaru mendapat kiriman asap dari Pelalawan, dan Kampar. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: