DLH Kab Bogor Kembali Tutup Saluran Limbah 2 Industri di Bantaran Sungai Cileungsi

TrubusNews
Syahroni
17 Sep 2019   19:00 WIB

Komentar
DLH Kab Bogor Kembali Tutup Saluran Limbah 2 Industri di Bantaran Sungai Cileungsi

Petugas DLH Kabupaten Bogor menutup permanen saluran limbah 2 perusahaan di bantaran Sungai Cileungsi, Selasa (17/9). (Foto : Doc/KP2C)

Trubus.id -- Langkah tegas terpaksa kembali diambil jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Jawa Barat terhadap 2 industri yang berdiri di bantaran Sungai Cileungsi. Pipa pembuangan limbah kedua industri tersebut terpaksa ditutup permanen dengan cara disemen, Selasa (17/09).

Sekretaris DLH Kabupaten Bogor, Anwar Anggana mengatakan, tindakan tegas yang dilakukan pihaknya diambil guna mengantisipasi semakin tercemarnya Sungai Cileungsi karena limbah industri. Tak hanya itu, penutupan permanen saluran limbah ini diharapkan membuat efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pelaku industri yang masih berani membuang limbahnya ke Sungai Cileungsi. 

Baca Lainnya : Tercemar Limbah, Sungai Cileungsi Kembali Menghitam dan Keluarkan Bau Menyengat

"Bukan hanya dua industri. Kami sudah mendata 12 industri -- dan kemungkinan bertambah -- yang akan segera menyusul untuk dilakukan penutupan permanen saluran pembuangan limbahnya. Setiap satu minggu kami akan tindak empat perusahaan," tandas Anwar.  

Dua industri yang ditindak dalam sidak tersebut adalah PT. IB berlokasi di Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi; dan PT. ABC di Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal.

Sebelumnya, pada 29 Agustus lalu, dua industri di bantaran Cileungsi juga sudah ditindak dengan cara yang sama. Kedua industri itu adalah PT MGP di Desa Kembang Kuning, Kecamatan  Klapa Nunggal, bergerak di bidang usaha pengolahan plastik; dan PT. HTI di  Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri. Bidang usaha suku cadang logam.

Baca Lainnya : KP2C Masih Temukan Adanya Saluran Limbah yang Cemari Sungai Cileungsi

Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) yang rajin memonitor kondisi kedua sungai tersebut memberikan  apresiasi atas tindakan tegas DLH Bogor. Sekaligus meminta pengawasan yang lebih ketat terhadap sungai Cileungsi. 

"Selain penindakan, KP2C meminta DLH Kabupaten Bogor melakukan langkah-langkah  pemulihan lingkungan agar sungai menjadi baik. Agar kualitas air sungai menjadi baik," ujar Ketua KP2C, Puarman, berharap penuh.

Sementara itu, turut hadir dalam sidak kali ini, Kepala Bidang Penaatan Hukum dan Pemulihan Lingkungan DLH Kab Bogor, Yedi Ahmad Mulyadi, Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Bogor, Uli Tiarma Sinaga; Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran, Sugeng, Kanit Tipiter Polres Bogor, Iptu Bagus Azi Lesmana Putra dan jajarannya serta Ketua KP2C, Puarman; dan perwakilan Kodim dan Polsek setempat. [RN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: