Menteri Kesehatan Pastikan Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla Berjalan Baik

TrubusNews
Astri Sofyanti
17 Sep 2019   16:00 WIB

Komentar
Menteri Kesehatan Pastikan Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla Berjalan Baik

Karhutla Pekanbaru, Riau (Foto : Dok. BNPB)

Trubus.id -- Jumlah warga yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat terpapar kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus bertambah. Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek datang langsung ke Provinsi Riau untuk memastikan penanganan kesehatan berjalan baik.

Menkes Nila tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru Senin (16/9/19), sekitar pukul 17.45 WIB. Dalam kunjungannya tersebut Menkes Nila didampingi Sekretaris Jenderal Oscar Primadi, Sesditjen P2P dr. Ahmad Yurianto, dan Plt. Pusat Krisis Kesehatan Didik Budijanto.

Pada malam harinya, Menkes Nila mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah menteri lainnya seperti Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Ratas di lokasi Karhutla tersebut dalam rangka koordinasi penanganan masalah Karhutla.

Topik yang dibahas dalam Ratas tersebut di antaranya terkait pencegahan Karhutla yang harus dilakukan dan didukung oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah memiliki perangkat untuk mencegah Karhutla yang terjadi di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Usai Ratas, Menkes Nila langsung berkoordinasi dengan Sekjen Oscar Primadi, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ahmad Yurianto, dan Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir.

Nila menekankan upaya pencegahan harus dimaksimalkan terutama yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat.

“Puskesmas menjadi fasilitas pertama yang siaga melayani warga terdampak Karhutla. Pencegahan sebelum terjadinya hal yang tak diinginkan harus dilakukan terutama bagi masyarakat yang terserang ISPA,” ujarnya dalam siaran pers Kementerian Kesehatan, Senin (16/9/19) malam.

Selain itu, Menkes Nila juga meminta jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) yang berada di wilayah terdampak karhutla harus siaga menghadapi masalah lingkungan ini. Menkes juga meminta kepala Dinas Kesehatan untuk terbuka dan mempublikasikan upaya bidang kesehatan dalam penanggulangan karhutla.

Data Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan hingga Senin (16/9/19), mencatat jumlah warga terdampak kabut asap yang mengeluhkan ISPA dan ditangani oleh tenaga kesehatan di Provinsi Riau sebanyak 16.372 orang.

Selain itu, Kemenkes juga telah memberikan bantuan air purifier kepada Dinkes Provinsi Riau, Pemda menyediakan Rumah Singgah/Posko Pengungsian Dampak Asap Aula Bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu, pelayanan kesehatan kepasa warga di wilayah kerja Dinkes Pelalawan, dan pembagian masker oleh Dinkes Pekanbaru.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: