Kalimantan Tengah Masih Rangking Pertama Titik Panas Terbanyak

TrubusNews
Binsar Marulitua
16 Sep 2019   12:30 WIB

Komentar
Kalimantan Tengah Masih Rangking Pertama Titik Panas Terbanyak

pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Foto : Dokumentasi KLHK)

Trubus.id --  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, Kalimantan Tengah (Kalteng) masih menduduki peringkat pertama dengan jumlah titik panas terbanyak. Sampai tanggal 16 Desember 2019,pukul 09.00 WIB terpantau sebanyak 548 titik panas. 

"Sedangkan total luas lahan terbakar sampai Agustus 2019 sebanyak 44.769 hektare (ha)," jelas Pelaksana Tugas, Kepala Pusat Data Informasi dan HUmas BNPB, Agus Wibowo di Jakarta, Senin (16/9/2019). 

Agus menjelaskan, titik panas lainnya terbanyak terdata di Kalimantan Barat sebanyak 497 titik, Sumatera Selatan 472 titik, Kalimantan Selatan 144 titik, Riau 90 dan Jambi 78 titik. 

"Hingga saat ini, BNPB bersama tim gabungan TNi/Polri dan manggala agni masih terus melakukan pemadaman kebakran hutan dan lahan (karhutla) baik melakukan pemadamn darat dan udara," tambahnya. 

Baca Lainnya : 50 Helikopter Telah Mengudara Padamkan Karhutla Riau

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan adanya kejanggalan dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, terutama di Riau. Kejanggalan tersebut didapat berdasar pengamatannya dari helikopter.

"Areal yang kebakar hanya hutan saja, sedangkan areal kebun sawit dan tanaman lainnya tidak terbakar. Hal ini merupakan indikasi adanya unsur kesengajaan," katanya di Pekanbaru, Riau, Senin (16/9/2019).

Sebelumnya, Tito bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengunjungi lokasi karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu, 15 September 2019.

Baca Lainnya : BNPB Masih Deteksi 27 Titik Api Kategori Tinggi Karhutla Riau

Kondisi kabut asap di Sumatera dan Kaliamatan yang semakin pekat mengundang keprihatinan warganet. Berdasarkan aplikasi AirVisual, indeks kualitas udara (AQI) dan PM 2.5 mencapai angka 1.760 dengan kategori berbahaya.

Para warganet ada yang membagikan foto, ada pula yang membagikan video dengan tanda pagar alias tagar #IndonesiaDaruratAsap #SaveSumatera  #SaveKalimantan masuk dalam daftar trending hari ini.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jokowi Ungkap 10 Provinsi Prevelensi Stunting Tertinggi

Peristiwa   05 Agu 2020 - 15:06 WIB
Bagikan:          
Bagikan: