Jakarta Kembali Rangking 3 Kota Terpolusi di Dunia pada Senin Pagi

TrubusNews
Binsar Marulitua
16 Sep 2019   11:00 WIB

Komentar
Jakarta Kembali Rangking 3 Kota Terpolusi di Dunia pada Senin Pagi

ilustrasi lanskap Jakarta (Foto : Trubus.id/Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Kualitas udara DKI Jakarta pada Senin (16/9/2019) pukul 07.00 WIB berada pada level tidak sehat. Parameter Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) menunjukan angka  165 atau berkategori tidak sehat.

Indikator AirVisual juga memperlihatkan kualitas udara DKI tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan parameter polutan PM 2.5 konsentrasi 81,8 ug/m3.

Berdasarkan catatan tersebut, DKI Jakarta kembali menempati peringkat ketiga sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia berdasarkan parameter kualitas udara yang dirilis AirVisual.

Baca Lainnya : Jakarta Masih Peringkat Ketiga Udara Terburuk Kota Besar di Dunia

Rangking pertama udara terburuk di dunia ditempati Kota Kuching di Malaysia dengan skor 250 US AQI dan parameter polutan PM 2.5 konsentrasi 93,5 ug/m3.

Sedangkan kota terpolusi kedua ditempati oleh Lahore di Pakistan dengan skor 171 US AQI dan parameter polutan PM 2.5 konsentrasi 200 ug/m3.

Untuk menghindari masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh polusi udara, Anda disarankan untuk menutup jendela, menggunakan pemurni udara, menghindari aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan.

Pemerintah DKI Jakarta telah merespons permasalahan polusi udara Jakarta dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara di Ibu Kota.

Baca Lainnya : Jakarta Kembali Rangking Pertama Udara Terkotor Dunia pada Kamis Pagi

Instruksi tersebut selanjutnya diimplementasikan melalui kebijakan perluasan wilayah rekayasa lalu lintas dengan plat nomor ganjil-genap yang sebelumnya diterapkan di sembilan ruas jalan menjadi 25 ruas jalan. Kebijakan itu diharapkan bisa menekan populasi kendaraan yang lalu lalang di jalanan Ibu Kota yang menjadi salah satu penyumbang utama polusi udara.

Pemprov Jakarta juga terus menggelar uji emisi secara berkala hingga menyusun rencana untuk membatasi usia pakai kendaraan yang akan melintas di wilayah setempat.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: