Pulihkan Lahan Gambut di Indonesia, Kepala BRG Sebut Bisa Puluhan Tahun

TrubusNews
Astri Sofyanti
13 Sep 2019   20:30 WIB

Komentar
Pulihkan Lahan Gambut di Indonesia, Kepala BRG Sebut Bisa Puluhan Tahun

Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead dalam diskusi media di Jakarta, Jumat (13/9/19) (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan target ke Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk melakukan restorasi/pemulihan 2 juta lahan gambut yang tersebar di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua dan ditargetkan harus selesai pada 2020 mendatang.

“Pada pelaksanaanya setelah kita petakan dengan kriteria 1,2,3 justru muncul 2,67 juta hektare lahan gambut yang harus direstorasi, dari 2,67 juta, 250 ribu berada di lahan konservasi (taman nasional, suaka marga satwa, Red), 500 ribu hektare di kawasan tidak berizin dan juga hutan lindungi. Sementara dari total lahan supervisi dari 1,7 juta hektare ada dua jenis konsesi, yakni perkebunan (terutama sawit) seluas 500 ribu hektare dan kawasan hutan industri seluas 1,2 juta hektare.” demikian dikatakan Kepala BRG Nazir Foead dalam diskusi terkait upaya BRG menghadapi kebakaran khususnya di lahan gambut, di Jakarta, Jumat, (13/9/19).

Diakui Nazir untuk melakukan supervisi kebun sawit dilakukan bersama Kementerian Pertanian, dirinya mengatakan sampai saat ini lahan yang sudah di supervise mencapai 200 ribu hektare atau sekitar 40 persen dari total, sementara konsesi kehutanan telah dilakukan uji coba supervisi 150 ribu hektare, supervisi ini dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dirinya mengakui bahwa untuk melakukan restorasi/pemulihan lahan gambut seluas 2,67 juta hektare dalam kurun waktu yang ditargetkan Presiden Jokowi yakni lima tahun masih sangat sulit dilakukan. Meski begitu dirinya mengungkapkan bahwa pemulihan ekosistem gambut

Dirinya mengatakan Jepang melakukan restorasi gambut 300 hektare membutuhkan waktu 10 tahun. Sementara Badan Restorasi Gambut melakukan restorasi gambut 2 juta hektare selama lima tahun. Meski begitu, mengharapkan pemulihan lahan gambut 2 juta hektare dalam lima tahun sampai benar-benar pulih masih sangat sulit.

“Tapi paling tidak kita membangun fondasi dan sudah on the track untuk memulihkan kembali lahan gambut untuk sampai dia pulih dengan tidak ada lagi kasus kebakaran lahan gambut butuh waktu puluhan tahun,” pungkasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: