Warga Desa di Filipina Tukar Sampah dengan Beras Solusi Perangi Plastik

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
12 Sep 2019   18:00

Komentar
Warga Desa di Filipina Tukar Sampah dengan Beras Solusi Perangi Plastik

Sampah plastik ilustrasi (Foto : Pixabay/ALTEREGOINTELIGENCIA)

Trubus.id -- Sebuah Desa Bayanan di Filipina menukar beras dengan tumpukan sampah plastik sebagai solusi memerangi volume sampah plastik. Pasalnya sampah plastik bagi warga desa merupakan masalah yang harus dicarikan solusinya.

Setiap penukaran dua kilogram sampah plastik, warga desa Bayanan yang berada akan memperoleh satu kilogram beras. Limbah-limbah sampah tersebut nantinya akan diserahkan kepada pemerintah akan mendaur ulang sampah yang masih bisa dimanfaatkan, sementara sampah yang sudah tidak bisa dimanfaatkan akan dibuang secara layak.

Melansir Reuters, sebuah studi menunjukkan, Filipina merupakan negara di Asia Tenggara dengan polusi laut tertinggi di dunia. Selain itu, belum ada penegakan hukum terkait plastik dan kemasan manufaktur.  

Satu kilogram beras berharga 30-40 peso Filipina (0,70 dolar AS), yang mahal di negara dengan pertumbuhan ekonomi-cepat, tapi dengan angka tinggi kemiskinan warga desa dan kota.

"Saya menimbang 14 kilo sampah, jadi saya memperoleh tujuh kilogram beras. Ini sangat membantu buat kami untuk memperoleh satu kilogram beras untuk hari ini," kata Veronica Dolorico (49), pendukung program itu, kepada Reuters, yang dikutip dari Antaranews, Kamis (12/9/19).

Dirinya menambahkan, "Saya merasa bahwa lingkungan hidup kami benar-benar kotor. Jika saja saya bisa, saya akan mengambil semua plastik di sepanjang jalan ketika saya berjalan di luar,".

Seperlima dari 107 juta warga di negara tersebut hidup di bawah garis kemiskinan nasional, dengan konsumsi per bulan kurang dari 241 dolar AS per orang.

Bayanan mengumpulkan lebih dari 213 kilogram bungkusan, botol dan tas plastik pada Agustus, kata Kepala Desa Andor San Pedro. Ia menambahkan pertukaran sampah-buat-makanan mengajarkan warga cara membuang sampah dengan baik dan layak.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: