LIPI dan KKP Kerja Sama Pengembangan SDM Kelautan

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
11 Sep 2019   18:00

Komentar
LIPI dan KKP Kerja Sama Pengembangan SDM Kelautan

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sepakat melakukan kerja sama . (Foto : Dok LIPI)

Trubus.id -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sepakat melakukan kerja sama  penelitian, pengembangan, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan pada Selasa (10/9) di Jakarta. Kerja sama ini dilakukan sebagai upaya peningkatan sektor kelautan Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menjelaskan, peran lembaga riset seperti LIPI dalam melakukan riset dan peningkatan Sumber Daya Manusia berperan penting terhadap sektor perikanan dan kelautan di tanah air.

"Kedepannya kehadiran teknologi akan masuk menggantikan banyak tenaga kerja konvensional. Bangsa kita sudah harus membangun kekuatan kualitas SDM, bukan hanya kuantitas saja," jelas Susi.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa persaingan kualitas SDM akan menjadi penentu Indonesia dalam memenangkan persaingan global.

Baca Lainnya : LIPI: Museum Zoologi Jadi Museum Science Terbesar di Asia Tenggara

Sementara itu, Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko menyatakan bahwa sebenarnya kerjasama antara LIPI dan KKP sudah berjalan lama. Beberapa di antaranya telah dilakukan melalui Pusat Pengembangan dan Pemasaran (Raiser) Ikan Hias di Cibinong dan Balai Benih Ikan di Kabupaten Samosir.

“LIPI sangat mengapresiasi kerja sama KKP untuk memajukan riset kelautan. Sebagai bentuk dukungan LIPI dalam upaya riset pemanfaatan potensi kelautan yang terintegrasi, LIPI juga turut bergabung dalam konsorsium riset samudera bersama sejumlah kementerian dan lembaga negara, untuk mewujudkan pembangunan ekosistem laut yang berkelanjutan,” jelas Handoko.

MoU yang ditandatangani hari ini akan mengintensifikasi kerjasama antara kedua K/L. Salah satunya terkait rencana LIPI mengembangkan kapal riset nasional untuk memenuhi kebutuhan konsorsium riset samudera.

Baca Lainnya : Terima Anggaran Rp6,47 Triliun, Ini Rincian Target KKP Sepanjang 2020

“Kita akan mengelola armada kapal riset nasional kurang lebih 10 - 12 kapal sehingga kita memiliki kapasitas dan kemampuan untuk mengeksplorasi seluruh perairan kita, termasuk sampai di luar ZEE, sampai ocean going,” ujarnya.

Adapun ruang lingkup yang disepakati dalam MoU tersebut mencakup: a) penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu teknologi; b) rekomendasi ilmiah; c) peningkatan kapasitas sumber daya manusia; d) pertemuan ilmiah, seminar, dan publikasi; e) pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi; f) pemanfaatan sarana dan prasarana; dan g) kegiatan lain yang disepakati.

“Selain pembangunan kapal riset, hal yang tak kalah penting adalah pembangunan sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing dengan negara-negara lain, khususnya dibidang maritim,” ujar Handoko.

Fase pertama pengadaan kapal riset ini akan dilakukan mulai tahun 2020 mendatang. Tri Handoko berharap, KKP dapat membantu penyediaan pelabuhan untuk kapal riset yang akan dibagi di wilayah barat dan timur Indonesia.

“Kami berharap dengan nota kesepahaman ini implementasi kerjasama dalam penguatan kapasitas dan kualitas SDM serta riset itu bisa segera kita lakukan dalam bentuk yang lebih riil untuk kemajuan Indonesia di masa depan,” pungkasnya. [NN]

 

 

 

 

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: