1.500 Warga Prancis Tewas Akibat Gelombang Panas

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
09 Sep 2019   11:30

Komentar
1.500 Warga Prancis Tewas Akibat Gelombang Panas

Warga tampak berendam di air mancur Trocadéro di Paris (Foto : Getty Images/Chesnot)

Trubus.id -- Kementerian Kesehatan Prancis Agnes Buzyn melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gelombang panas yang terjadi di Prancis mencapai 1.500 orang. Kementerian Keseatan Prancis menilai gelombang panas yang melanda kawasan Eropa dinilai tidak normal.

Dalam pernyataannya seperti dilaporkan BBC, Senin (9/9), Buzyn menyebut setengah dari seluruh orang yang meninggal dunia akibat gelombang panas berusia 75 tahun ke atas.

Pada Juni lalu, suhu di Prancis tercatat mencetak rekor tertinggi, yaitu 46 derajat Celsius. Sebulan kemudian, rekor juga tercapai di Paris ketika suhu menyentuh 42,6 derakat celsius.

Baca Lainnya : Semakin Bertambah, BMKG Deteksi 2.510 Titik Panas di Seluruh ASEAN

“Kondisi ini dialami di lebih dari 50 kota di penjuru Prancis. Di wilayah selatan Gallargues-le-Montueux, suhu mencapai rekor panas tertinggi, yakni 46 derajat Celsius,” ujarnya lagi.

Menurut Data Kementerian Kesehatan, sebanyak 567 orang meninggal dunia dalam gelombang panas pertama di Prancis pada 24 Juni hingga 7 Juli. Pada gelombang panas berikutnya, dari 21 hingga 27 Juli, sebanyak 868 orang lainnya meninggal dunia. Menurut Buzyn, sebanyak 10 orang meninggal saat berada di tempat kerja.

Meski begitu Buzyn menyebut, jumlah ini lebih rendah 10 kali dari jumlah korban meninggal akibat gelombang panas di Eropa pada 2003 lalu.

Baca Lainnya : 935 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Barat

Saat musim panas berlangsung, peringatan merah (kategori peringatan paling parah) dikeluarkan di beberapa daerah di Prancis. Di sejumlah kota, taman-taman dan kolam renang tetap dibuka untuk membantu orang-orang menyejukkan tubuh mereka.

Dikatakan Buzyn, secara keseluruhan gelombang panas telah berdampak negatif pada kesehatan hampir 20 juta orang di seluruh Prancis. [NN] 

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: