Tujuh Negara Sepakat Tandatangani Pakta untuk Lindungi Hutan Amazon

TrubusNews
Astri Sofyanti
07 Sep 2019   13:00 WIB

Komentar
Tujuh Negara Sepakat Tandatangani Pakta untuk Lindungi Hutan Amazon

Kebakaran hutan Amazon (Foto : AFP-Getty Images/Victor Moriyama)

Trubus.id -- Tujuh negara negara Amerika Selatan yang meliputi Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guyana, Peru dan Surinama sepakat mendatangani sebuah pakta perlindungan hutan Amazon. Dengan penandatangan ini, ketujuh negara akan membentuk jaringan respons dan pengawasan satelit terhadap kebakaran di hutan Amazon yang menghanguskan ribuan mil persegi kawasan hutan.

Hutan Amazon meripakan area penting yang memperlambat laju pemanasan global, dan 60 persen wilayahnya berada di Brasil.
 
Menurut data Institut Nasional untuk Riset Luar Angkasa Brasil (Inpe), jumlah titik api di Amazon antara Januari dan Agustus 2019, dua kali lipat dari periode sama tahun lalu.

Baca Lainnya : Kebakaran Hutan Amazon Belum Padam, Brasil Tambah Tentara Padamkan Api

Dalam pertemuan KTT di di Kota Leticia, Kolombia selatan, ketujuh negara juga sepakat mengupayakan reboisasi hutan Amazon. Lebih dari 80 ribu titik api dilaporkan bermunculan di seantero Amazon sepanjang 2019.

Menteri Luar Negeri Brazil Ernesto Araujo hadir mewakili Presiden Brazil Jair Bolsonaro, yang berpartisipasi melalui tautan video.

"Pertemuan ini akan terus berjalan sebagai mekanisme koordinasi bagi para presiden yang berbagi kekayaan ini (Amazon, Red)," kata Presiden Kolombia, Ivan Duque, seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (7/9) megutip dari Antaranews.

Lebih lanjut dirinya menambahkan negara-negara itu akan kembali bertemu pada konferensi Perubahan Iklim PBB Desember.

Presiden Peru Martin Vizcarra menilai penandatanganan pakta Amazon sangatlah penting, karena "itikad baik saja tidak cukup" untuk menangani masalah di hutan tropis terbesar di dunia itu.

Baca Lainnya : Ahli konservasi Biologi Universitas Oxford Sebut Kebakaran Hutan Amazon Bisa Picu Kepunahan Satwa dan Tumbuhan
 
Duque bersama enam petinggi negara lainnya juga sepakat akan lebih mendorong sektor pendidikan dan meningkatkan peran komunitas lokal di Amazon.

"Niat baik saja tidak cukup lagi," ujar Presiden Peru, Martin Vizcarra.

Ketujuh negara itu akan membangun jaringan bencana alam sehingga mereka dapat berkoordinasi lebih baik dalam menghadapi berbagai peristiwa seperti kebakaran berskala besar, bunyi pakta tersebut.

Kelompok itu juga akan mengupayakan penghijauan Amazon, meningkatkan upaya pengawasan aktivitas penggundulan hutan melalui satelit, mengembangkan edukasi serta meningkatkan peran masyarakat adat dalam pembangunan berkelanjutan, tambahnya.

Tidak hanya itu, mereka juga sepakat berbagi informasi soal aktivitas penambangan ilegal yang merusak konservasi, demikian pakta tersebut. [NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: