935 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Barat

TrubusNews
Astri Sofyanti
05 Sep 2019   11:30 WIB

Komentar
935 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Barat

Sebaran titik panas yang terpantau satelit (Foto : Dok. BNPB)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak mendeteksi 935 titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat.

Berdasarkan pembaruan pemantauan titik panas dari citra satelit Lapan sejak 4 September 2019 pukul 07.00 WIB hingga 5 September 2019 pukul 07.00 WIB, yang dirilis BMKG, terpantau sebanyak 935 titik panas itu paling banyak ada di Kabupaten Ketapang, yakni sebanyak 452 titik panas atau meningkat dari sebelumnya sebanyak 433 titik panas.

Kemudian disusul Kabupaten Sanggau 119 titik panas, Sintang 117 titik panas; Sekadau 60 titik panas; Kapuas Hulu 46 titik panas; Kayong Utara 41 titik panas; Kubu Raya 38 titik panas; Landak 25 titik panas; Melawi 16 titik panas; Bengkayang 13 titik panas; Mempawah dua titik panas; Sambas satu titik panas; sementara Kota Pontianak dan Singkawang tidak ditemukan titik panas.

Baca Lainnya : Karhutla Bencana Paling Dominan Sepanjang Agustus 2019

“Dengan titik panas sebanyak 935 titik itu berarti sudah turun sebanyak 14 titik panas dibanding sebelumnya sebanyak 949 titik panas,” demikian disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak Erika Mardiyanti dalam siaran persnya di Pontianak, Kamis (5/9) dari Antaranews.

Sementara itu, untuk sepekan ke depan, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak akan meninjau menggunakan analisa parameter cuaca, tingkat kepercayaan kebakaran hutan dan lahan di sebagian besar wilayah Kalbar masuk dalam kategori mudah dan sangat mudah.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang sifatnya membakar lahan untuk alasan apapun, sebab hal ini bisa berdampak pada terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terlebih saat ini musim kemarau membuat lahan menjadi kering dan mudah terbakar jika tersulut api.

Baca Lainnya : KLHK Pasang Kamera CCTV Thermal di 15 Lokasi Rawan Karhutla

Sementara itu, dari pantauan di lapangan dalam dua hari terakhir kabut asap dampak dari Karhutla di wilayah Kota Pontianak cukup tebal, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat di luar rumah.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, selama periode Januari hingga Juli 2019 luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat menduduki posisi ke tujuh dengan luas kebakaran mencapai 3.315 hektare.

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: