Kebakaran Hutan Amazon Belum Padam, Brasil Tambah Tentara Padamkan Api

TrubusNews
Astri Sofyanti
04 Sep 2019   18:00 WIB

Komentar
Kebakaran Hutan Amazon Belum Padam, Brasil Tambah Tentara Padamkan Api

Kebakaran hutan Amazon (Foto : AFP-Getty Images/Victor Moriyama)

Trubus.id -- Hutan Amazon di Brasil mengalami kebakaran hebat dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan kebakaran tersebut tercatat sebagai yang terburuk. Bahkan sampai kini api masih terus berkobar. Dilaporkan, sampai Selasa (3/9/19) waktu setempat, petugas gabungan masih terus berupaya mengatasi kebakaran hutan Amazon. Bahkan pemerintah Brasil terus menambah personel tentara untuk membantu mengatasi kebakaran hutan yang menyumbang sekitar 20 persen oksigen ke seluruh dunia. Padahal hutan hujan terbesar di dunia ini adalah tempat hidupnya jutaan spesies hewan dan tanaman. Sangat fatal akibatnya jika Amazon terus mengalami kerusakan.

Mengutip Associated Press, Rabu (4/9/19), Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengirim militer untuk membantu memadamkan kebakaran hutan yang menarik perhatian seluruh dunia itu.

Bolsonaro juga mengeluarkan dekrit yang melarang sebagian besar lahan dibuka selama 60 hari, meskipun dia kemudian membatasi larangan tersebut untuk hutan Amazon.

Berdasarkan Institut Nasional untuk Penelitian Antariksa Brasil, hutan Amazon mengalami 30.901 kebakaran sejak dimulai pada Agustus, dan memecahkan rekor yang tertinggi sejak 2010.

Angka-angka tersebut menuai kecaman internasional terkait pendekatan pemerintah terhadap masalah lingkungan dan agenda pro-bisnisnya.

Sebelumnya, masyarakat internasional mengeluarkan kecaman dan seruan agar tindakan segera diambil untuk mengatasi krisis tersebut. Para pemimpin Inggris dan Prancis menambah daftar pemimpin internasional yang menyampaikan keprihatinan.

Sebagai informasi, kebakaran hutan Amazon hingga kini sudah meningkat 83 persen sejauh ini tahun 2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menurut data pemerintah. Kebakaran tersebut menghancurkan wilayah luas hutan, yang vital untuk melawan perubahan iklim global.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Kasus Kematian Akibat Covid-19 Naik Jadi 2.858 Jiwa

Peristiwa   28 Feb 2020 - 12:04 WIB
Bagikan: