Masyarakat Pesisir Diminta Waspadai Tropical Storm LINGLING, Potensi Gelombang Capai 6 Meter

TrubusNews
Binsar Marulitua
04 Sep 2019   13:45 WIB

Komentar
Masyarakat Pesisir Diminta Waspadai Tropical Storm LINGLING, Potensi Gelombang Capai  6 Meter

Ilustrasi gelombang tinggi (Foto : Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Masyarakat pesisir dan aktivitas pelayaran diumbau untuk mewaspadai potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 6 meter yang berpeluang menyambangi sejumlah perairan Indonesia dalam  kurun waktu 4 September  sampai 5 September 2019. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan terdapat tropical storm LINGLING 985 hPa di Perairan utara Filipina.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tulis BMKG dalam keterangan resmi, Rabu (4/9/2019).

Baca Lainnya : Masyarakat Pesisir Diminta Waspada Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Menurut hasil analisis BMKG tropical storm LINGLING menciptakan  pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 4 - 25 knot sedangkan di wilayah selatan dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 4 - 25 Knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Banten, Selat Karimata, Perairan timur Bitung, dan Kep. Sitaro. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

BMKG memprakirakan wilayah perairan Indonesia yang berpotensi mengalami gelombang dengan  kisaran 4 – 6 meter antara lain, Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa Hingga Lombok, Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai Hingga Selatan NTB.  

Baca Lainnya : Belum Surut, Gelombang Tinggi Capai 6 Meter Masih Berpeluang Terjadi Tiga Hari ke Depan

Sedangkan wilayah yang akan dilanda gelombang setinggi 2,50 meter hingga 4,0 meter atau dalam katagori tinggi adalah adalah Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, , Samudra Hindia Barat Aceh Hingga Kep. Nias, Perairan Selatan Sumbawa Hingga Sumba, Perairan Selatan P.Sawu HIngga P. Rote, Selat Sumba Bagian Barat. Selat Sape Bagian Selatan, Laut Sawu, Samudera HIndia Selatan NTT, Selat Karimata Bagian Selatan. 
 
Pantauan BMKG juga menunjukan, wilayah yang akan dilanda gelombang setinggi 1,25 meter hingga 2,50 meter berkategori sedang berada pada Selat Malaka Bagian Utara, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Timur P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, Perairan Selatan Flores, Selat Ombai, Laut Timor Selatan NTT,Laut Natuna Utara dan Laut Natuna, Perairan Utara Pangkalpinang, Selat Gelasa, Selat Karimata Bagian Utara, Perairan Selatan Kalimantan, Perairan Kotabaru, Perairan Utara P.Madura Hingga Kep. Kangean, Laut Jawa, Selat Lombok Bagian Utara, Selat Makassar Bagian Selatan,Perairan Manui – Kendari. 

Selanjutnya, Perairan Timur Kep. Wakatobi, Perairan Selatan Ambon, Laut Banda, Perairan Selatan Kep. Letti Hingga Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kai Hingga Aru, Laut Arafuru, Laut Seram Bagian Timur, Perairan Timur Bitung, Perairan Kep. Sangihe – Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Kep. Halmahera, Perairan p. Biak, Samudra Pasifik Utara Papua Barat hingga Papua.

Potensi fenomena tropical storm LINGLING di Perairan utara Filipina ini,  berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau kepada masyarakat yang tinggal atau beraktivitas harap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar. 


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: