Budaya Indonesia Getarkan Kota New York

TrubusNews
Thomas Aquinus
02 Sep 2019   18:00 WIB

Komentar
Budaya Indonesia Getarkan Kota New York

Indonesian Street Festival (ISF) kembali menggetarkan New York. (Foto : Dok Kemenlu)

Trubus.id -- Utuk kelima kalinya, Indonesian Street Festival (ISF) kembali menggetarkan New York. Tahun 2019 ini tidak hanya berbagai tarian nusantara dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi Utara dan Bali menggoyang masyarakat kota New York namun perpaduan antara Jazz, Kecak dan Gamelan dari Balawan dan Batuan Ethnic Group telah menarik hingga 7000 New Yorkers memadati ISF di 68th street Manhattan.

Dilansir dari siaran berita Kemenlu,  pengunjung baik diaspora Indonesia dan warga  New York terus memenuhi jalanan saat penampilan  Berklee Indonesian Ensemble (BIE) membawakan komposisi-komposisi lagu daerah Indonesia dalam nuansa Jazz yang diakhiri dengan kolaborasi Balawan - BIE menggoyang seluruh pengunjung dengan Poco-poco dan Goyang Maumere Jazz.

Indonesian Street Festival New York tidak hanya menjadi puncak peringatan HUT RI ke -74 oleh Konsulat Jenderal RI dan masyarakat Indonesia di New York namun juga menjadi selebrasi bersama 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat. Untuk inilah berbagai unsur perpaduan budaya Indonesia dan Amerika Serikat disajikan untuk memeriahkan selebrasi ini yang bertajuk "SEVENTYBRATION - Celebrating Diversity, Partnership and Prosperity".

Baca Lainnya : Kawasan Bukit Menoreh Dikembangkan Menjadi Pariwisata Berbasis Budaya

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Mahendra Siregar dalam pembukaan menyampaikan bahwa ISF New York yang bermula dari pesta rakyat telah menjadi kegiatan promosi Indonesia yang besar.

“Melalui festival ini, masyarakat Amerika Serikat dapat lebih mengenal Indonesia dengan lebih baik sehingga hubungan antara kedua negara semakin erat kedepannya” ujar Dubes Mahendra.

Pesan penguatan persahabatan kedua negara melalui kegiatan kebudayaan ISF 2019 juga disampaikan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dubes Dian Triansyah Djani dan perwakilan Walikota New York Mr. Jumanee D. Williams.

ISF tahun 2019 ini selain dihadiri oleh warga New York pada umumnya juga dihadiri oleh kalangan diplomatik baik dari Konsul Jenderal asing maupun  Duta Besar asing pada Misi PBB dan diaspora Indonesia dari berbagai kota.

Baca Lainnya : Keunikan Batik Jambi yang Memiliki 4 Unsur Kebudayaan

“Senang sekali bisa ikut Indonesian Street Festival New York”, ungkap Paskalis Kaipman, mahasiswa Indonesia, bersekolah di Washington DC yang sengaja menempuh 6 jam dengan bis dan menginap semalam di New York.

Sebanyak 31 booth dan vendor kuliner, fashion batik dan arts, memuaskan dahaga pengunjung terhadap hidangan otentik dan seni budaya Indonesia.

Acting Konsul Jenderal New York Yohannes Jatmiko menyampaikan "Setiap tahun ISF New York selalu tampil dengan sajian dan tagline yang berbeda dan tahun ini kesuksesan ISF diperkuat oleh tema Seventybration yang memadukan unsur-unsur Indonesia dan Amerika baik dari pentas seni hingga dekorasi panggung dan seluruh booth vendor. Namun demikian satu hal yang selalu hadir adalah perlombaan HUT RI  seperti lomba makan krupuk dsb.”

ISF New York merupakan kerja bersama  KJRI dan masyarakat Indonesia di New York khususnya Perwakrin USA, IDN Greater New York, Permias East Coast, Nusantara Foundation dan sponsor publik serta swasta dari kedua negara termasuk Kementerian Pariwisata RI, Pemprov Sulawesi Utara,  BI, BNI dan BRI New York serta Pusat Promosi Investasi Indonesia New York. [NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Bina Swadaya Kritisi UU Kontroversial Cipta Kerja

Peristiwa   24 Nov 2020 - 18:26 WIB
Bagikan:          
Bagikan: