Setelah Bersih Pantai Sanur, Indonesia - Chile Perkuat Kerjasama Perikanan dan Lingkungan

TrubusNews
Binsar Marulitua
31 Agu 2019   13:00 WIB

Komentar
Setelah Bersih Pantai Sanur, Indonesia - Chile Perkuat Kerjasama Perikanan dan Lingkungan

Sejumlah anak Sekolah Dasar turut berpartisipasi dalam acara bersih pantai di Pantai Mertasari, Sanur, Bali pada Jumat (30/8/2019). (Foto : Kemenko Maritim)

Trubus.id -- Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang kemaritiman dan juga dalam menangani isu lingkungan, bersama dengan Pemerintah Chile.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Manusia, Iptek dan Budaya Maritim Safri Burhanudin, mengatakan pertemuan ini adalah sebagai tindak lanjut dari pertemuan APEC dan juga COP ke-25 yang diadakan pada tahun ini. 

“Terutama penanganan illegal fishing, polusi juga. Itu harus kita kembangkan karena kita memiliki geologi yang sama, salah satunya juga mitigasi bencana, sebab mereka memiliki tipe bencana alam yang serupa dengan Indonesia,” jelas Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Manusia, Iptek dan Budaya Maritim Safri Burhanudin, dalam acara Beach Clean Up atau Bersih Pantai di Pantai Mertasari, Sanur ,Bali, Jumat (30/08/2019). 

Baca Lainnya : Mangrove Tergerus, 4 Pulau Terluar Indonesia di Riau Terancam Hilang

Kerja sama mitigasi bencana yang akan dilakukan bersama pemerintah Chile adalah, mengurangi resiko bencana akibat gempa bumi, letusan gunung berapi dan dan juga tsunami. 

Nantinya, tambah Deputi Safri, kerja sama mitigasi bencana yang akan dilakukan bersama pemerintah Chile adalah, mengurangi resiko bencana akibat gempa bumi, letusan gunung berapi dan dan juga tsunami. 

“Ini tepat adanya dengan adanya kerja sama potensial antara kedua negara, untuk berbagi visi, pengetahuan dan teknologi untuk mengurangi resiko bencana alam,” imbuhnya. 

Terkait dengan acara Beach Clean Up, Deputi Safri mengungkapkan bahwa, Indonesia dan Chile mempunyai pandangan yang sama tentang isu sampah laut (marine debris).

Kemudian, Duta Besar Chile untuk Republik Indonesia, Gustavo Ayares Ossandon menyatakan, kerja sama dengan Indonesia ini dipandang sangat penting, oleh sebab Chile dan Indonesia sama-sama peduli pada isu lingkungan ini, utamanya permasalahan sampah plastik yang sudah menjadi masalah global. 

Baca Lainnya : Laju Deforestasi Mangrove Indonesia Tercepat di Dunia

Dubes Gustavo pun menjelaskan mengenai kedatangan Kapal Latih Esmeralda milik Angkatan Laut Chile yang membawa sekitar 250 orang kru dan kadet. Menurut Gustavo, misi kapal latih tersebut, selain untuk melatih para kadet muda, pun juga bertujuan sebagai sarana pendidikan dan juga duta persahabatan antara Indonesia – Chile. 

“Dunia turut prihatin karena masalah ini, ini perlu komitmen kuat, ini penting bagi Chile. Tidak ada kemungkinan untuk menangani polusi apabila seluruh bangsa tidak segera sadar dengan permasalahan yang dihadapi. Kita berbagi Samudera Pasifik, kita juga memerangi illegal fishing seperti tujuan pemerintah Chile, kita pernah ditimpa tsunami dan gempa bumi, itu juga terjadi di Indonesia dan sekarang saatnya kita mencari solusi bersama,” ujar Dubes Gustavo. 

“Ini tepat adanya dengan adanya kerja sama potensial antara kedua negara, untuk berbagi visi, pengetahuan dan teknologi untuk mengurangi resiko bencana alam,” imbuhnya. 


 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: