Setelah Jakarta dan Bandung, Pasar Ikan Modern Dibangun di Palembang

TrubusNews
Binsar Marulitua
30 Agu 2019   07:00 WIB

Komentar
Setelah Jakarta dan Bandung, Pasar Ikan Modern Dibangun di Palembang

Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Nilanto Perbowo melaksanakan ground breaking Pasar Ikan Modern (PIM) ketiga di Kota Palembang, Rabu (28/8/2019) (Foto : Dokumentasi KKP)

Trubus.id -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan ground breaking Pasar Ikan Modern (PIM) ketiga di Kota Palembang, Rabu (28/8/2019). Sebelumnya, PIM telah dibangun di Jakarta dan Bandung.

Ground breaking dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal merangkap Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Nilanto Perbowo.

Turut mendampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Akhmad Najib, dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kota Palembang, Faizal.

Dalam sambutannya, Nilanto menyatakan bahwa pembangunan PIM merupakan pelaksanaan atas Inpres Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Perpres Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional. 

Baca Lainnya : Pameran di Jepang, KKP Catat Potensi Transaksi Ekspor Perikanan USD42,62 Juta

"Pembangunan PIM merupakan arahan langsung Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo kepada Menteri Kelautan dan Perikanan untuk membangun pasar ikan seperti Pasar Ikan Tsukiji di Jepang yang menjadi role model untuk pasar-pasar ikan di Indonesia,” ujarnya. 

Nilanto menambahkan, pembangunan PIM bertujuan untuk menyediakan pasar yang memenuhi standar sanitasi dan higienitas dengan ikan bermutu dan aman dikonsumsi, menjadi sentra bisnis, tempat promosi dan edukasi, serta destinasi wisata sektor kelautan dan perikanan. 

“Dengan begitu, masyarakat Kota Palembang secara khusus dan Provinsi Sumatera Selatan pada umumnya dapat meningkatkan konsumsi ikan dalam rangka mendukung pembentukan SDM yang unggul, sehat, kuat, dan cerdas,” ungkap Nilanto. 

Baca Lainnya : Diburu Pasar Asia Timur, KKP Intensif Data Benih Ikan Sidat

PIM yang dibangun dengan anggaran KKP sebesar Rp22,94 miliar ini berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Palembang seluas 9.025 m2. Selama proses pembangunan, untuk sementara lahan tersebut diserahkan kepada KKP. Setelah selesai dibangun, PIM  akan dikelola oleh Pemerintah Kota Palembang. Lokasi PIM dinilai sangat strategis karena berada di tengah kota, tepatnya di Jl. MP. Mangkunegara, Kecamatan Ilir Timur II, Kelurahan Ilir 8, Kota Palembang. Lokasi ini  berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir.

Bangunan PIM direncanakan akan terdiri dari 2 lantai dengan total luas bangunan mencapai 6.348 m2 ini. Di dalamnya, bangunan akan dilengkapi dengan 210 lapak yang terbagi atas 90 lapak ikan segar, 80 lapak ikan hidup, dan sisanya sebagai lapak ikan olahan kering dan kuliner, serta tempat pameran. Selain itu, fasilitas penunjang lainnya seperti mesin es (ice flake machine) berkapasitas 1,5 ton, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tempat parkir, mushola, kantor pengelola, gudang, dan pos jaga juga akan dibangun dalam area PIM.  
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Warga Mekarsari Antusias Dalam Memanfaatkan Wastafel Portabel

Peristiwa   01 April 2020 - 21:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: