Es Krim Tanpa Bahan Baku Susu Murni, Protein Hewani "Made In" Laboratorium

TrubusNews
Hernawan Nugroho | Followers 0
29 Agu 2019   19:00

Komentar
Es Krim Tanpa Bahan Baku Susu Murni, Protein Hewani

Es krim berbahan protein hewani sintetis mulai dikembangkan di Amerika Serikat (Foto : USAToday)

Trubus.id -- Sepotong es krim segar tentu saja bukan hal yang istimewa. Namun, beda ceritanya jika untuk membuatnya memerlukan teknologi tinggi yaitu protein susu diproduksi di laboratorium, tidak memerlukan sapi perah. Sebuah jargon yang berkembang akhir-akhir ini adalah segala sesuatu yang serba "selamatkan lingkungan hidup". Memang faktanya peternakan menggunakan banyak sumber daya air dan tanah, dan menghasilkan sejumlah besar gas metana yang berkontribusi dalam efek rumah kaca.

"Jika kita dapat menghasilkan hanya protein yang diinginkan tanpa menjaga hewan hidup, itu akan jauh lebih efisien, jadi lebih baik bagi lingkungan," kata Bruce Friedrich dari Good Food Institute, Amerika kepada USAToday. Ia mengambil kode genetik untuk protein utama di whey, produk sampingan pembuatan keju, lalu disintesis secara buatan menjadi molekul DNA - sehingga prosesnya "benar-benar bebas dari hewani." Kemudian mereka merekayasa mikroba untuk menghasilkan protein yang sama di laboratorium.

Baca Lainnya : Unik Banget, Ada Es Krim Rasa Tiram dan Tinta Cumi di Jepang

"Prosesnya sangat sederhana," katanya. Diawali mengambil tangki mikroba, memberi mereka makan, dan mereka berubah menjadi protein susu. Lalu pisahkan dengan filtrasi, pengeringan dan proses selesai.

Kenapa fokus pada whey? Dalam es krim, protein whey memberikan tekstur lembut, dan ini kabar bagusnya: bebas laktosa. Target konsumennya tak hanya vegan, tetapi untuk semua orang.

Kini di Amerika Serikat mulai banyak perusahaan yang ingin menggunakan teknologi itu, misalnya Motif Ingredients, yang awal tahun mendapat suntikan dana dari investor sebesar US$ 90-juta. Tujuannya untuk menghasilkan alternatif untuk protein susu, telur dan daging menggunakan fermentasi mikroba dan memasoknya ke pembuat makanan.aik.

New Culture, perusahaan baru di California, juga menargetkan produk susu menggunakan fermentasi mikroba untuk membuat kasein, protein susu yang memberikan keju kualitasnya yang prima.

Mungkin terdengar terlalu futuristik, tetapi para peneliti sudah mempertimbangkannya. Selama ini keju yang diproduksi  bergantung pada teknologi  dengan enzim untuk mengental susu. Pembuat keju biasa mendapatkannya dari perut anak sapi yang disembelih. Namun, belakangan ini mulai banyak enzim yang digunakan untuk keju dibuat melalui fermentasi mikroba.

Baca Lainnya : 5 Alternatif Pengganti Susu Hewan yang Penuh Khasiat

Meski demikian, tentangan datang dari peternak sapi perah sebagai produsen susu murni. National Milk Producers Federation, kelompok industri yang mewakili produsen susu, mengatakan, produk yang dibuat dengan protein susu sintetis tidak mungkin memiliki profil nutrisi yang sama seperti kandungan vitamin dan mineral pada susu murni dari sapi

Sebuah masalah klasik dalam pengembangan teknologi baru, yaitu adanya kritik dari pengguna teknologi lama. Namun, setidaknya sudah ada alternatif baru pengembangan protein hewani tanpa menggunaan binatang asli. Jika suatu saat terjadi krisis lingkungan hidup. Semoga saja tidak terjadi, ya, Trubus Mania.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait