Wabah Listeria Menginfeksi 175 Jiwa Selama Musim Puncak Wisata di Spanyol 

TrubusNews
Syahroni
27 Agu 2019   10:00 WIB

Komentar
Wabah Listeria Menginfeksi 175 Jiwa Selama Musim Puncak Wisata di Spanyol 

Ilustrasi. (Foto : Sky News)

Trubus.id -- Kementerian kesehatan Spanyol telah mengeluarkan peringatan kesehatan internasional atas wabah listeria yang telah menginfeksi 175 orang. Bakteri itu terdeteksi dalam produk daging olahan yang diproduksi di kota Seville, di wilayah selatan Andalucia.

Listeria adalah bakteri umum yang menyebabkan listeriosis, infeksi yang terutama menyerang lansia, wanita hamil, bayi baru lahir, dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Di AS, diperkirakan 1.600 orang sakit parah setiap tahun, dan sekitar 16% dari penyakit itu mengakibatkan kematian. Sebanyak 175 kasus dikonfirmasi Kamis (22/8), di mana 161 terdeteksi di Andalucia, menurut pernyataan dari kementerian.

"Prioritas saya adalah menghindari penyebaran wabah," kata penjabat menteri kesehatan Spanyol, María Luisa Carcedo, dalam sebuah video yang ditonton oleh CNN.

Baca Lainnya : Terkontaminasi Bakteri Listeria, Alpukat California Ditarik dari Peredaran

Negara ini telah memberitahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Komisi Eropa tentang wabah tersebut, yang datang selama musim turis puncak di Spanyol, dengan Andalucia tujuan populer di kalangan pengunjung.

Orang dapat mengalami listeriosis dengan memakan makanan yang terkontaminasi atau bersentuhan dengan manusia atau hewan yang terinfeksi. Lima puluh orang tinggal di rumah sakit pada hari Rabu, 23 di antaranya adalah wanita hamil, menurut Reuters. Infeksi Listeriosis selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran, lahir mati, kelahiran prematur atau infeksi pada bayi baru lahir.

Produk yang terkena dampak telah ditarik dari penjualan, menurut peringatan kesehatan. Ini harus mengurangi kasus di masa depan dan risiko kesehatan masyarakat, kata juru bicara WHO kepada CNN.

Baca Lainnya : Meski Diklaim Bebas Listeria, Permintaan Melon Australia Turun Hingga 90 Persen

"Namun karena masa inkubasi penyakit yang panjang, kami dapat memperkirakan lebih banyak kasus dalam beberapa hari dan minggu mendatang," kata juru bicara itu. "Sejauh ini kami tidak memiliki laporan tentang distribusi internasional produk yang terlibat. Ini harus membatasi kemungkinan kasus di negara lain."

Gejala listeriosis termasuk demam dan nyeri otot, dan kadang-kadang diare atau masalah pencernaan lainnya, dan beberapa pasien menderita sakit kepala, kebingungan, dan kejang-kejang.

Pada awal Agustus, wabah listeria di Inggris menewaskan enam orang yang telah makan makanan rumah sakit yang terkontaminasi. Dan pada bulan Juli, pengecer AS, The Fresh Market dan Target menarik kembali beberapa salad dan sandwich mereka karena kontaminasi listeria yang potensial. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: