BPPT Paparkan Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi Dihadapan Lund University

TrubusNews
Thomas Aquinus
23 Agu 2019   19:00 WIB

Komentar
BPPT Paparkan Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi Dihadapan  Lund University

BPPT paparkan teknologi agroindustri dan bioteknologi dihadapan perwakilan Lund University dalam acara Joint Symposium. (Foto : Dok BPPT)

Trubus.id -- BPPT paparkan teknologi agroindustri dan bioteknologi dihadapan perwakilan Lund University dalam acara Joint Symposium dengan tema Innovatioan Of Agroindustrial Technology And Biotechnology For Sustainable Industry di Gedung LABTIAB BPPT, PUSPIPTEk Serpong, Kamis (22/08).

Dalam keterangan persnya, Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) Soni S. Wirawan dalam sambutannya mengapresiasi kecepatan dan keseriusan kedua belah pihak dalam menjajaki peluang kerjasama internasional, sesuai dengan semangat BPPT yakni, Solid, Smart, Speed.

"Baru saja kemarin, kita melakukan MoU (Memorandum of Understanding), hari ini sudah ada realisasinya dengan adanya hearing inovasi teknologi BPPT oleh Lund University," ujarnya antusias.

Baca Lainnya : BPPT dan Korea Jalin Kerja Sama Berbasis Teknologi Hijau

Deputi Soni berharap, Joint Symposium ini mampu menghasilkan setidaknya dua atau tiga proyek kolaborasi bersama yang bermanfaat bagi masyarakat luas serta mampu menghela pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Semoga Joint Symposium ini mampu bermanfaat bagi kedua belah pihak, dan menjadi awal baru bagi kegiatan kolaborasi bersama antara BPPT dan Lund University kedepannya," ujarnya penuh harap.

Mewakili Lund University, Swedia, Maria Flores menyampaikan bahwa dirinya sangat senang untuk melanjutkan kolaborasi dengan BPPT yang ditandai dengan perpanjangan MoU untuk periode 2019 hingga tahun 2022.

Baca Lainnya : BPPT Kembangkan Alat Canggih untuk Mendata Jumlah Produksi Padi

“Setelah sebelumnya, BPPT mengunjungi Lund University, Kami rasa ini waktu yang tepat bagi kami untuk mengunjungi BPPT dan melihat potensi kolaborasi selanjutnya,” ujar Maria.

Dirinya menambahkan pihaknya akan mengumpulkan semua informasi inovasi teknolologi BPPT yang ditampilkan, khususnya yang berhubungan dengan agroindustri dan bioteknologi, dan membantu menemukan partner yang tepat dalam mengembangkan teknologi tersebut.

We will hear what BPPT have, and find the right partner to collaborate. Semoga perpanjangan MoU ini bisa menghasilkan banyak aktivitas sesuai yang diharapkan oleh Deputi Soni,” tutup Maria.

Dalam kesempatan ini BPPT menampilkan beberapa inovasi teknologi seperti Pangan fungsional; Tepung tapioka modifikasi untuk kebutuhan pangan, farmasi, dan industri, Penggunanan Enzym Xylanase, Penggunaan BioALA untuk produktivitas tanaman padi, Pengembangan Biokatalis, Koleksi mikroba untuk kebutuhan pengembangan obat dan agrikultur. [NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: