Petugas Sita Satwa Dilindungi Jenis Biturong dari Seorang Warga Medan

TrubusNews
Thomas Aquinus
23 Agu 2019   17:00 WIB

Komentar
Petugas Sita Satwa Dilindungi Jenis Biturong dari Seorang Warga Medan

Petugas Unit 3 Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) amankan tiga ekor Binturong (Arctictis binturong). (Foto : Trubus.id/Kontributor RP)

Trubus.id -- Petugas Unit 3 Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) mengamankan tiga ekor Binturong (Arctictis binturong).

Satwa dilindungi itu disita dari seorang pemeliharanya yang berada di Jalan HM. Joni, Gang Aman I, Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.

Humas BBKSDA Sumut, Andoko Hidayat mengatakan, penyitaan dilakukan setelah menerima informasi dari masyarakat adanya pemeliharaan satwa dilindungi. 

Baca Lainnya : BKSDA DKI Lepas 74 Satwa Liar Dilindungi untuk Ditranslokasi

"Kemudian, petugas yang mendapat informasi langsung melakukan pengecekan ke lokasi," kata Andoko, Jumat (23/8).

Satwa dilindungi tersebut dipelihara oleh Arpan (24). Menurut pengakuannya, dia dikasih oleh seseorang dari Aceh sekitar 5 tahun yang lalu. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, satwa tersebut tidak dilengkapi dokumen maupun ijin penangkaran satwa dilindungi. 

"Pemilik dan satwa dibawa ke Mapolda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan. Pengungkapan kasus pemeliharaan Binturong di Medan merupakan yang pertama di tahun ini," terangnya.

Status perlindungan terhadap Binturong tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tanggal 28 Desember 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Yang Dilindungi. 

Baca Lainnya : Pemerintah Vietnam Bongkar Perdagangan Satwa Liar, 125 Kg Cula Badak Disita

Pelanggaran terhadapnya, diancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta sesuai pasal 40 ayat (2) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Pasal tersebut menjelaskan, barangsiapa dengan sengaja melakukan pelanggaran menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup, sebagaimana diatur dalam pasal 21 ayat (2). 

"Ketiga Binturong selanjutnya dititipkan ke PPS Sibolangit untuk mendapatkan perawatan dan rehabilitasi sebelum nantinya dilepasliarkan
ke habitat," tandasnya. [RP/NN]


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: