Tanpa Bukti, Presiden Brasil Tuding LSM Sebagai Biang Keladi Kebakaran Hutan Amazon

TrubusNews
Syahroni
21 Agu 2019   22:30 WIB

Komentar
Tanpa Bukti, Presiden Brasil Tuding LSM Sebagai Biang Keladi Kebakaran Hutan Amazon

Batang hangus terlihat di sebidang hutan Amazon yang baru-baru ini dibakar oleh penebang dan petani di Iranduba, negara bagian Amazonas, Brasil (20/8). (Foto : REUTERS/Bruno Kelly)

Trubus.id -- Presiden Brasil, Jair Bolsonaro pada hari Rabu (21/8) mengatakan tanpa memberikan bukti, bahwa organisasi non-pemerintah dapat saja membakar hutan hujan Amazon untuk membuat malu pemerintahannya setelah ia memotong dana mereka.

Bolsonaro mengatakan, semuanya menunjukkan bahwa LSM akan pergi ke Amazon untuk membakar hutan. Ketika ditanya apakah dia memiliki bukti untuk mendukung klaimnya, dia mengatakan dia tidak memiliki rencana tertulis, seraya menambahkan bahwa "itu bukan bagaimana hal itu dilakukan."

Dia menunjukkan bahwa pemerintahnya telah memangkas dana LSM, yang dia klaim mungkin menjadi motif bagi LSM membakar hutan ketika mereka berusaha untuk membawa keburukan kepada pemerintahnya.

Baca Lainnya : Siang Gelap Gulita di Sao Paolo Ketika Kota Itu Diselimuti Asap Kebakaran Hutan Amazon

"Kejahatan ada. Orang-orang ini kehilangan uang." katanya saat Facebook Live seperti dilansir dariReuters, Rabu (21/8).

Komentar-komentar Bolsonaro cenderung membuat para kritikus marah, yang menjadi semakin khawatir dengan sikap pemerintahannya terhadap hutan hujan Amazon yang menjadi salah satu benteng paling penting di dunia terhadap perubahan iklim. Patut diketahui, Brasil adalah rumah bagi lebih dari setengah luas kawasan hutan Amazon.

Bolsonaro, yang sejak lama skeptis terhadap masalah lingkungan, ingin mengembangkan Amazon, dan telah mengatakan kepada negara-negara lain yang khawatir tentang meningkatnya deforestasi sejak ia menjabat untuk memikirkan bisnis mereka sendiri.

Baca Lainnya : Kombinasi Perubahan Iklim dan Deforestasi Membuat Hutan Amazon Terbelah Dua

Bolsonaro pada hari Rabu mengatakan pemerintah sedang bekerja untuk mengendalikan kebakaran hutan di hutan hujan Amazon, yang telah mencapai jumlah rekor tertinggi tahun ini.

Berbicara kemudian, Bolsonaro mengkritik perjanjian iklim Paris, mengatakan bahwa jika itu begitu baik, Amerika Serikat akan tetap di dalamnya. Tetapi dia mengatakan bahwa untuk saat ini, Brasil akan tetap berada dalam pakta tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan pada Juni ia tidak akan menandatangani perjanjian perdagangan UE-Mercosur jika Bolsonaro menarik Brasil keluar dari perjanjian Paris.

Baca Lainnya : Deforestasi di Hutan Amazon Capai Titik Kritis

Sebelumnya, pusat penelitian luar angkasa Brasil, INPE, telah mendeteksi 72.843 kebakaran tahun ini. Ketika ditanya tentang penyebaran api yang tidak terkendali, Bolsonaro menepis kritik, mengatakan ini adalah tahun "queimada" atau pembakaran, ketika petani menggunakan api untuk membersihkan lahan.

“Saya dulu dipanggil Kapten Chainsaw. Sekarang saya Nero, mengatur Amazon menyala. Tapi ini musim queimada,” katanya kepada wartawan kala itu.

Awal bulan ini, Norwegia dan Jerman menangguhkan pendanaan untuk proyek-proyek untuk mengekang deforestasi di Brasil setelah merasa khawatir dengan meningkatnya deforestasi di bawah pemerintahan Bolsonaro. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: