Bandara San Francisco Resmi Berlakukan Larangan Penjualan Minuman Botol Plastik

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
21 Agu 2019   12:30

Komentar
Bandara San Francisco Resmi Berlakukan Larangan Penjualan Minuman Botol Plastik

Ilustrasi seseorang minum menggunakan air kemasan botol plastik (Foto : Indiatimes)

Trubus.id -- Larangan penjualan minuman dari botol plastik akhirnya secara resmi diberlakukan di Bandara Internasional San Francisco, California, Amerika Serikat (AS), Selasa (20/8). Pasalnya belakangan ini, kota tersebut mulai melakukan gerakan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Belakangan ini banyak orang berpikir bahwa sampah plastik menjadi salah satu penyebab perubahan iklim. Sehingga dirasa perlu dilakukan upaya mengurangi penggunaan plastik.

Peraturan baru ini, membuat pengguna bandara tak akan bisa lagi membeli air dari botol plastik baik di toko, restoran ataupun mesin penjual air kemasan. Mereka didorong untuk membawa botol sendiri atau membeli kemasan beling atau aluminium di toko bandar udara.

Baca Lainnya : Bumi Kian Tercemar, Kini Hujan Plastik Turun di Pegunungan Rocky AS

"Rata-rata 9.000 air botolan dijual di #SFO setiap hari, dan kami ingin melakukan apa saja yang bisa kami lakukan untuk mengurangi dampak itu," demikian disampaikan Doug Yakel, Juru Bicara bagi Bandar Udara San Francisco kepada Thomson Reuters Foundation.

Pengelola Bandara San Francisco menyatakan bahwa mereka berharap bisa menjadikan fasilitas penerbangan tersebut menjadi bandar udara pertama yang bebas limbah, paling lambat pada 2021.

"Kami telah meneliti berbagai kebijakan dan program yang akan mendukung sasaran itu buat dua tahun dari sekarang," lanjut Yakel.

Belakangan ini masyarakat mulai dibuat sadar mengenai bahan bakar fosil yang digunakan untuk memproduksi plastik dan akibatanya bagi perubahan iklim, perusahaan swasta dan pemerintah lokal telah mulai mengesahkan berbagai gagasan untuk menangani limbah plastik.

Baca Lainnya : Legging Bayi Bisa Jadi Alat Memantau Mikroplastik Air? Begini Caranya

Seperti kita tahu, jutaan ton plastik berakhir di tempat pembuangan sampah dan samudra setiap tahun, tempat limbah tersebut bisa memerlukan waktu sampai 1.000 tahun untuk terurai.

San Francisco, di pusat wilayah pantai California, telah menjadi pelopor dalam upaya pengurangan limbah plastik di Amerika Serikat, seperti pengurangan bertahap penjualan botol plastik di wilayah yang disewa atau milik kota dan pelarangan penjualan air botolan melalui dukungan dana pemerintah kota. Badara San Francisco diketahui menghasilkan 28 juta ton limbah per tahun.

Melihat kondisi tersebut, pada awal tahun lalu, bandara tersebut mengharuskan kemasan makanan beli-bawa-pulang dapat menjadi kompos, dan banyak kota praja melarang sedotan minum plastik. Sehingga pengelola bandara hanya memperbolehkan pedagang menjual air botolan dengan botol beling atau kalengan. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: