Konsorsium Riset Samudera, Pemerintah Perkuat Sektor Maritim Indonesia

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
15 Agu 2019   16:46

Komentar
Konsorsium Riset Samudera, Pemerintah Perkuat Sektor Maritim Indonesia

Konferensi pers Konsorsium Riset Dermaga di Hotel Mandari Oriental, Jakarta, Kamis (15/8/19) (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) tengah melakukan program Coral Reef Rehabilitation Management Program-Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI) dan Konsorsium Riset Samudera.

Kepala LIPI Laksana Tri Handoko mengungkapkan bahwa program COREMAP-CTI guna mendukung penguatan sektor kelautan nusantara. Program tersebut diperbuat dengan dibentuknya Konsorsium Riset Samudera (KRS).

Meski telah berjalan sejak tahun 2017, proyek Konsorsium Riset Samudra, Laksana mengakui bahwa Indonesia membutuhkan kapal riset serta dermaga.

“Yang saat ini, (dekat dengan pendanaannya) berasal dari hibahan luar negeri sebesar US$116 juta dolar. Ini yang direncanakan setidaknya kita memiliki 2 kapal yang powerful yang bisa dipakai sebagai infrastruktur dasar untuk Konsorsium Riset Samudera,” jelas Laksana Tri Handoko ketika memberikan pernyataan pers terkait Konsorsium Riset Samudera, di Hoten Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/19).

Lebih lanjut Laksana mengatakan, membutuhkan waktu 26 bulan untuk masa konstruksi 1 kapal riset. Dirinya berharap tahun 2022 dua kapal riset tersebut sudah masuk ke Indonesia. Sebagaimana diketahui dua unit kapal riset ini masing-masing berukuran 85 meter.

“Itu sebabnya kita sudah mencari dan mendesign program dengan membuka panggilan terbuka untuk proposal program dan kapal riset. Insya Allah dalam bulan ini atau bulan depan, sehingga kita bisa mendesign program bersama-sama dengan konsorsium di awal tahun depan,” tambahnya.

"Kalau untuk instrumen kapal secara keseluruhan, saat ini sedang dialokasikan di Cibinong Science Center. Karena disitu semuanya di bawah kontrol kita, sehingga Insya Allah tidak banyak kendala," ujarnya kembali.

Terkait dermaga, Laksana menjelaskan bahwa, telah direncanakan dermaga khusus kapal riset, tapi ini juga menjadi salah satu kendala karena cukup memakan waktu untuk pengerjaannya.

“Untuk saat ini kita belum memprioritaskan dermaga itu, meskipun proses itu tetap kita jalankan, dengan Pemprov DKI. Sekarang Pemprov DKI Jakarta juga tengah membahas tata ruang pesisir. Sekaligus untuk mengakomodasi dermaga khusus untuk kapal riset nasional,” pungkasnya.

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Monica Chandra 15 Agu 2019 - 19:10

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait