Kepala BNPB bersama Menteri LHK, Kapolri dan Panglima TNI Pantau Langsung Karhutla di Riau

TrubusNews
Astri Sofyanti
13 Agu 2019   09:30 WIB

Komentar
Kepala BNPB bersama Menteri LHK, Kapolri dan Panglima TNI Pantau Langsung Karhutla di Riau

Satgas Karhutla kelelahan memadamkan kobaran api (Foto : Dok. BNPB)

Trubus.id -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan, di provinsi Riau, Rabu (12/8).

Empat pejabat tersebut disambut oleh Gubernur Riau Syamsuar, Pangdam Bukit Barisan Mayjen Fadhilah, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, Danrem 031 Wira Bima Brigjen TNI Mohammad Fadjar.

Di Riau, Doni Monardo mengatakan, dalam memantau langsung pengendalian karhutla di Provinsi Riau mengatakan Karhutla yang terjadi penyebabnya 99 persen dilakukan oleh manusia.

Baca Lainnya : Karhutla 6 Provinsi, Mabes Polri Catat 60 Orang dan 1 Korporasi Tersangka

"Solusinya melaksanakan operasi yang melibatkan pasukan gabungan dan bertugas melaksanakan Pencegahan, Penggalangan dan Penertiban. Satgas ini ditempatan di daerah yang sering terjadi bencana, serta Polri harus lebih berani dalam penegakan hukum," jelasnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (13/8).

Selain itu melaksanakan pembinaan terhadap masyarakat dengan menyentuh hatinya agar tidak membakar hutan. Serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan memberikan bibit-bibit pohon dan polyback dari bahan singkong untuk di tanam.

Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya mengucapkan terima kasih kepada Kepala BNPB yang secara terus menerus dan tidak henti-hentinya menangani bencana di setiap daerah.

"Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran agar lebih ditingkatkan dan kepada pemegang konsesi lahan agar tidak main-main dengan pembakaran hutan," ujar Siti.

Baca Lainnya : Sambangi Lahan Gambut Riau, Kapolri dan Panglima TNI Kontrol Pemadaman Karhutla

Penindakan hukum terhadap pelaku pembakaran masih belum maksimal. Kapolri akan beri ancaman dan penindakan terhadap pemain-pemain yang sering membakar hutan.

"Siapa saja berhak tangkap tangan terhadap pelaku pembakaran untuk kemudian di serahkan kepada Polisi," papar Tito.

Selain itu, Panglima TNI juga akan menambah pemadaman hutan dari udara. "Rencana pemadaman kebakaran hutan dengan menggunakan menggunakan Hercules," ungkap Hadi. [NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: