Karhutla 6 Provinsi, Mabes Polri Catat 60 Orang dan 1 Korporasi Tersangka

TrubusNews
Binsar Marulitua
12 Agu 2019   18:00 WIB

Komentar
Karhutla 6 Provinsi, Mabes Polri Catat 60 Orang dan 1 Korporasi  Tersangka

Ilustrasi Karhutla (Foto : Dokumentasi KLHK)

Trubus.id -- Mabes Polri mengonfirmasi telah menetapkan 60 orang tersangka kasus kebakaran hutan dan atau lahan (Karhutla) di 6 Provinsi Indonesia. Beberapa di antaranya telah selesai proses penyelidikan, penyidikan dan telah siap dilakukan proses persidangan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, 6 provinsi terjadi Karhutla adalah Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Barat (Kalbar), Jambi, Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel).

"Tersangka ada 60 dari 68 kasus. Selain itu ada 1 korporasi " kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019). 

Baca Lainnya : Sambangi Lahan Gambut Riau, Kapolri dan Panglima TNI Kontrol Pemadaman Karhutla

Dedi merinci, tersangka 68 kasus di 6 provinsi terjadi Karhutla tersebut. Di Riau ada 29 kasus dengan 20 tersangka, dan untuk luas areal terbakar seluas 204,9 hektar. Jambi ada 4 kasus dengan 2 tersangka dan luas lahan yang terbakar 42 hektar.

Kalbar ada 14 kasus dengan 18 tersangka, dan luas areal terbakar 20,4 hektar.  Kemudian, Kalimantan Tengah ada 22 kasus dengan 21 tersangka dan luas areal terbakar 34,48 hektar.

"Polda Sumsel dan Kalsel masih nihil kasus dan juga tersangka masalah Karhutla," tambahnya. 

Dedi melanjutkan, Polda Riau telah menetapkan perusahaan perkebunan sawit PT SSS sebagai tersangka dalam perkara kebakaran hutan dan lahan. Polisi menetapkan tersangka ke PT SSS karena lalai mengawasi lahan mereka. 

Baca Lainnya : Curah Hujan Minim Seminggu ke Depan, BMKG Imbau Warga Kalteng Waspada Karhutla

Hingga kini, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk menggali jenis kelalaian yang dilakukan perusahaan tersebut. Dia menjelaskan, tidak tertutup kemungkinan penetapan tersangka akan dilakukan ke jajaran direksi hingga karyawan.

"Jadi lahan yang sekian ribu hektare itu dibiarkan, tidak diawasi, tidak dirawat, sehingga terjadi kebakaran," tambahnya. 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Kabut Asap Beracun Selimuti Australia Bagian Timur

Peristiwa   10 Des 2019 - 19:26 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: