Jumlah Korban Meninggal Dunia Akibat Topan Lekima di China Jadi 44 Orang

TrubusNews
Astri Sofyanti
12 Agu 2019   15:30 WIB

Komentar
Jumlah Korban Meninggal Dunia Akibat Topan Lekima di China Jadi 44 Orang

Topan Lekima memporak porandakan kawasan timur China (Foto : Dok AFP)

Trubus.id -- Otoritas kawasan timur China menyatakan, korban meninggal dunia akibat Topan Lekima meningkat jadi 44 orang, Senin (12/8). Lekima merupakan topan kesembilan yang menerjang China sepanjang tahun ini. Topan ini diperkirakan akan melemah saat menuju barat di lepas pantai Shandong atau di sebelah timur ibu kota Beijing.

Seperti kita ketahui, badai ekstrem menghantam kota Wenling Sabtu pagi (10/8) dengan kecepatan hingga 190 kilometer per jam, dan membuat gelombang air hingga beberapa meter di kawasan pantai. Kondisi ini mengaibatkan jutaan warga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Korban meninggal dunia terbaru, berasal dari sejumlah provinsi seperti Zhejiang dan Shandong. Mereka tertimpa bangunan akibat angin kencang serta dampak banjir. Lekima mulai menerjang China melalui Provinsi Zhejiang dengan kecepatan 187 kilometer per jam. Setelah itu topan bergerak di ke utara melintasi Shandong dan kawasan pantai.

Baca Lainnya : Topan Lekima Tewaskan 22 Korban Akibat Tanah Longsor di China

Sementara itu, Biro manajemen darurat provinsi, seperti dilaporkan Reuters, melaporkan, 12 korban tewas terbaru berasal dari Zhejiang dan lima dari Shandong. Selain itu 16 lainnya masih hilang. Dilaporkan, sebagian dari korban meninggal dunia akibat tersapu air dari bendungan Zhejiang yang tak sanggup menampung debit air dan kemudian runtuh

Di Shandong, lebih dari 180.000 warga diungsikan. Angka ini menambah jumlah orang yang dievakuasi di seluruh China menjadi lebih dari 1 juta orang. Warga lain yang diungsikan berada di Provinsi Zhejiang, Jiangsu, dan Shanghai.

Sebelumnya BBC melaporkan bahwa lima juta orang di Provinsi Zhejiang, China, terdampak Topan Lekima, dengan satu juta orang harus dievakuasi.

Baca Lainnya : Badai Misterius di Yunani Utara, Tewaskan 6 Wisatawan Asing

Berdasarkan keterangan pemerintah setempat, kerugian ekonomi akibat Topan Lekima di China mencapai 18 miliar yuan atau sekitar Rp36,3 triliun, termasuk kerusakan lahan pertanian seluas 364.000 hektare dan lebih dari 36.000 rumah.

Pakar cuaca seperti dikutup Xinhua menyatakan, topan itu merupakan yang terkuat ketiga yang pernah menyerang Zhejiang dan awalnya sempat menimbulkan alarm peringatan tertinggi sebelum diturunkan statusnya. [NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: