Merapi Luncurkan Tiga Kali Guguran Lava, Status Masih Waspada

TrubusNews
Astri Sofyanti
12 Agu 2019   10:00 WIB

Komentar
Merapi Luncurkan Tiga Kali Guguran Lava, Status Masih Waspada

Lava pijar di punca Merapi (Foto : Reuters)

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan bahwa Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan tiga kali guguan lava ke hulu Kali Gendol, Senin (12/8).

Melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan bahwa tiga kali guguran lava tersebut memiliki jarak luncur 450 hingga 900 meter.

Selain guguran lava, berdasarkan pengamatan BPPTKG sejak pukul 00:00-06:00 WIB juga mencatat enam kali gempa guguran dengan amplitudo 6-60 mm selama 47.8-89.76 detik, 1 kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 7 mm selama 11.72 detik.

Baca Lainnya : Meski Terkendala Masalah Teknis Upaya Pemadaman Kebakaran Gunung Ciremai Terus Dilakukan

Selanjutnya, 1 kali gempa fase banyak dengan amplitudo 10 mm selama 11.72 detik, 1 kali gempa vulkanik dangkal amplitudo 40 mm selama 14.8 detik, dan 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 8-10 mm selama 109.16-129.72 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah.

Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah timur laut dan timur. Suhu udara 12-17.8 derajat Celcius dengan kelembaban udara 78-95 persen, dan tekanan udara 56.2-708.7 mmHg.

BPPTKG sampai saat ini masih mempertahankan status Gunung Merapi di Level II (Waspada). Mengingat aktivitasnya masih terus terjadi, BPPTKG tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Baca Lainnya : Arah Angin Hambat Proses Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai

Selain itu, BPPTKG mengimbau masyarakat/wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: