BNPB Update Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

TrubusNews
Astri Sofyanti
11 Agu 2019   11:46 WIB

Komentar
BNPB Update Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

Satgas Karhutla memadamkan api lewat jalur udara (water bombing) di Riau, Minggu (11/8/19) (Foto : Dok BNPB)

Trubus.id -- Berdasarkan hasil pantauan pagi ini, Minggu (11/8/19), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa jika dibandingkan Sabtu (10/8/19) jumlah titik panas (hotspot) kategori sedang dan tinggi di Riau yakni 29 titik atau berkurang sebanyak 97 titik, Jambi 3 titik (+ 1 titik), Sumatera Selatan 19 titik (+ 6 titik), Bangka Belitung 14 titik (+ 10 titik), Kalimantan Barat 605 titik (+ 72 titik), Kalimantan Tengah 163 titik (+4 titik) , Kalimantan Selatan 14 titik (-27 titik), Kalimantan Timur 20 titik (-3 titik), dan Kalimantan Utara 23 titik (-6 titik).

"Asap terdeteksi di Sumatera dan Kalimantan tapi tidak ada (transboundary haze) atau asap yang melintas ke negeri tetangga Malaysia atau Singapura," demikian disampaiman Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (11/8).

Baca Lainnya : Polusi Asap di Malaysia Bukan Pengaruh Karhutla Indonesia

Dijelaskan Agus, kondisi cuaca berdasar jarak pandang dan kondisinya antara lain Pekanbaru 5 km (berasap), Jambi 9 km (berawan), Palembang >= 10 km (berawan), Pontianak 5 km (berasap), Pangkalan Bun 9 km (berawan), Palangkaraya 5 km (berasap), Sanggu-Buntok 4 km (berasap), Banjarmasin >= 10 km (berawan), dan Tanjung Harapan - Tanjung Selor 5 km (berasap).

Sedang kualitas udara berdasar nilai PM10 menunjukkan Pekanbaru 166 (tidak sehat), Pontianak 253 (sangat tidak sehat), Palangkaraya 217 (sangat tidak sehat), dan Sampit 26 (sehat).

Sejak pagi ini seluruh personil sejumlah 9.072 orang di 6 provinsi (Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantar Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan) yang tediri dari TNI, POLRI, BNPB, BPBD, Masyarakat saling bahu membahu untuk memadamkan api baik dari darat maupun dari udara dengan melakukan water bombing.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Presiden Jokowi Siapkan Labuan Bajo untuk Pertemuan G20

Peristiwa   20 Jan 2020 - 17:21 WIB
Bagikan:          
Bagikan: