Perlakuan ke Hewan Kurban Bisa Pengaruhi Rasa Daging, Simak Penjelasan Ahli

TrubusNews
Astri Sofyanti
10 Agu 2019   11:00 WIB

Komentar
Perlakuan ke Hewan Kurban Bisa Pengaruhi Rasa Daging, Simak Penjelasan Ahli

Hewan kurban (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Hari Raya Idul Adha atau Idul Kurban jatuh pada 11 Agustus 2019, esok hari. Tradisi ketika Idul Adha adalah hewan kurban seperti sapi dan kambing akan disembelih dan dagingnya dibagikan ke masyarakat untuk dikonsumsi.

Tapi tahukah kamu ternyata perlakuan manusia ke hewan kurban itu bisa memengaruhi cita rasa daging setelah dipotong. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi) yang juga guru besar Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), Profesor Hardinsyah.

Cara pemotongan hewan kurban menurut Profesor Hardinsyah tak boleh sembarangan. Pertama, prinsip tata cara Islam dengan tidak membuat makhluk itu stres sebelum dipotong. “Karena, kalau stres, membuat cita rasa daging enggak baik,” ujarnya di Jakarta, mengutip Inews, Sabtu (10/8).

Baca Lainnya : Jelang Idul Adha, Kementan Terjunkan 105 Personel Pantau Hewan Kurban

Dirinya menyebutkan, hewan kurban harus diperlakukan secara layak sebelum dipotong seperti diberi makan, minum, dan tempat berteduh agar tidak kepanasan serta tidak kehujanan. Saat pemotongan, mereka juga harus diperlakukan dengan baik walaupun harus dijatuhkan atau diikat hingga jatuh sebelum disembelih.

“Saat akan dipotong, entah sistemnya dijatuhkan, diikat hingga jatuh, itu dilakukan secara bijak, tidak diperlakukan kasar,” tambahnya.

Diakui Hardinsyah, guna menjaga tingkat stress hewan, pemotongan harus dilakukan di tempat yang tertutup, tidak dikerumuni orang, dan tidak dilihat hewan kurban lainnya. Pasalnya, kesehatan hewan kurban juga berpengaruh terhadap keamanan daging kurban yang tentunya juga memengaruhi cita rasa.

Baca Lainnya : Kementan Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

“Keamanan dan kesehatan pangan hewan kurban harus dimulai dari pemilihan kambing, sapi, kerbau, atau unta yang sehat. Faktor lain yang penting untuk diperhatikan adalah kebersihan saat pemotongan, mulai dari peralatan, petugas yang memotong, hingga lingkungan tempat memotong,” ujarnya menjelaskan.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah setelah disembelih pemotongan bagian hewan kurban dengan cara digantung agar terhindar kontak dengan lantai maupun tanah.

“Alas yang digunakan untuk memotong daging kurban menjadi lebih kecil juga harus digunakan yang bersih,” tandasnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Waspada, Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

Peristiwa   30 Mar 2020 - 13:05 WIB
Bagikan:          
Bagikan: