Topan Lekima Diprediksi Terjang China dan Taiwan

TrubusNews
Astri Sofyanti
10 Agu 2019   10:00 WIB

Komentar
Topan Lekima Diprediksi Terjang China dan Taiwan

Ilustrasi badai (Foto : AP/Berau of Meterorology)

Trubus.id -- Badan prakiraan cuaca China mengeluarkan peringatan Topan Lekima mulai mendekati pesisir timur provinsi Zhejiang. Saat ini Topan Lekima tengah menghantam Taiwan dan membawa angin ribut dengan kecepatan 190 km/jam. Sebelumnya, otoritas China telah mengumumkan status siaga menjelang Topan Lekima, sejak Jumat 9 Agustus 2019.

Sementara itu, Pusat Meteorologi Nasional (NMC) China menyatakan bahwa Topan Lekima merupakan badai terkuat sejak 2014 lalu. Topan Lekima diperkirakan akan menghantam daratan China pada Sabtu (10/8) hari ini, dan selanjutnya akan berbelok ke wilayah utara. NMC juga menerbitkan peringatan akan adanya badai di kawasan delta sungai Yangtze, termasuk Shanghai.

Melansir Reuters, Sabtu (10/8), Pemerintah Taiwan juga memerintahkan untuk menutup semua pasar dan sekolah-sekolah pada hari ini, serta membatalkan lebih dari 300 penerbangan dari maupun ke Taiwan. Pemerintah setempat juga memutus daya listrik ke lebih dari 40 ribu rumah penduduk, serta menghentikan sebagian besar jasa perjalanan kereta api.

Baca Lainnya : Bakal Terdahsyat, Topan Super Lekima Diprediksi Tiba Sabtu Dini Hari di China

Beberapa kereta api dari Shanghai juga menahan penjualan tiket selama sepekan ini, sedangkan Beijing akan membatalkan layanan kereta ke atau dari wilayah delta Yangtze.

Pihak berwenang Taiwan telah memerintahkan pasar, bisnis, dan sekolah untuk tutup sejak, Jumat (9/8/19). Hal itu berkaitan dengan prediksi adanya topan yang bergerak mendekati Pulau Formosa itu. Sejumlah jadwal penerbangan di Taiwan juga dibatalkan.

Baca Lainnya : 61 Orang Tewas Akibat Banjir Terjang China

Tak hanya itu, pemerintah juga telah mengeluarkan peringatan tanah longsor pasca-gempa berkekuatan magnitudo 6 yang melanda wilayah itu, lapor Channel News Asia Jumat (9/8).

Badai tersebut dinilai sebagai yang terkuat menghantam Taiwan di tahun ini, di mana diperkirakan akan melintasi lepas pantai timur laut negara itu, dan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 19 kilometer per jam, lapor biro cuaca setempat. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jagung Provit Alternatif Bahan Pangan Sehat

Inovasi   28 Sep 2020 - 20:52 WIB
Bagikan:          
Bagikan: