Gelombang Panas Akibatkan 57 Warga Jepang Meninggal Dunia

TrubusNews
Astri Sofyanti
06 Agu 2019   18:30 WIB

Komentar
Gelombang Panas Akibatkan 57 Warga Jepang Meninggal Dunia

Cuaca panas estrem tengah melanda Jepang sepekan terakhir (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Negara matahari terbit Jepang tengah dilanda gelombang panas ekstrem sejak 29 Juli 2019 lalu. 57 warga Jepang dilaporkan meninggal dunia karena gelombang panas tersebut. Selain itu, satu pekan terakhir terjadi peningkatan jumlah warga yang mendapat perawatan intensif di rumah sakit akibat cuaca panas ekstrem, tercatat sebayak 18.347 orang

Data Badan Manajemen Bencana dan Kebakaran Jepang, seperti dilaporkan dari Japan Today, Selasa (6/8/19), menyatakan bahwa dari 18.347 orang yang dirawat, sebanyak 729 di antaranya dalam kondisi parah dan membutuhkan perawatan di RS lebih dari 3 pekan. Sebanyak 6.548 pasien lainnya dalam kondisi medium yang membutuhkan rawat inap lebih singkat.

Dari segi usia, warga berusia 65 tahun dan lebih mendominasi dari total pasien yang dirawat, yakni 54,3 persen.

Tokyo merupakan prefektur dengan korban dirawat terbanyak akibat dampak suhu panas yakni 1.857 orang, diikuti Aichi 1.342 orang dan Saitama 1.307 orang.

Sementara itu, untuk korban meninggal relatif merata tersebar di 24 prefektur. Tujuh kasus kematian dilaporkan terjadi di Hokkaido sekaligus yang tertinggi, diikuti masing-masing lima di Ibaraki dan Saitama.

Menurut badan manajemen becana, tekanan udara tinggi di kepulauan Jepang menyebabkan panas ekstrem. Kondisi terparah terjadi di wilayah yang justru lebih dingin seperti Hokkaido.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: