Moda Transporatasi Tetap Berjalan Normal Pasca-gempa Banten

TrubusNews
Binsar Marulitua
03 Agu 2019   05:00 WIB

Komentar
Moda Transporatasi  Tetap Berjalan Normal Pasca-gempa Banten

Ilustrasi (Foto : Kemenhub)

Trubus.id -- Kementerian Perhubungan tengah mengecek kondisi sejumlah fasilitas transportasi baik di Bandara, Pelabuhan, Terminal Bus, dan Stasiun Kereta Api Pascagempa yang melanda kota Jakarta dan sekitarnya. 

"Kami mendapat informasi dari BMKG bahwa gempa malam ini berpusat di Banten dengan kekuatan sebesar 7,4 skala richter. Hingga saat ini dilaporkan kondisi pelayanan transportasi baik di terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara tetap berjalan normal," jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Hengki Angkasawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (2/8/2019). 

Hengki menjelaskan bahwa, sebelumnya gempa dinyatakan BMKG berpotensi Tsunami, untuk itu Kemenhub tengah mengecek kondisi fasilitas transportasi khususnya pada angkutan penyeberangan di Merak dan sekitarnya.

Baca Lainnya : BMKG Kembali Rekam Gempa Magnitudo 4.4 di Sukabumi, Potensi Tsunami Nihil

Beberapa informasi telah diterima oleh Kementerian Perhubungan terkait kondisi fasilitas transportasi yakni berdasarkan laporan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Banten, Karangantu dan Pelabuhan Panjang Lampung tidak terdampak gempa. Dengan demikian dilaporkan Pelayanan kepelabuhanan berjalan normal.

Sementara, dilaporkan pula bahwa kondisi pelayanan angkutan penyeberangan di lintas Merak - Bakauheni masih berjalan normal. Begitu pula fasilitas transportasi udara seperti di Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusumah, serta fasilitas perkeretaapian di Jakarta, Banten dan sekitarnya tidak terkendala dan masih tetap beroperasi dengan normal.

“Sampai saat ini kami masih mengumpulkan informasi di lapangan. Jika ada perkembangan lebih lanjut kami sampaikan pada kesempatan pertama,” ujar Hengki.

Baca Lainnya : Deformasi Batuan Dalam Lempeng Indo-Australia Jadi Penyebab Gempa Banten, Getaran Terasa hingga Denpasar 

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempabumi pada pukul 19.03 WIB di 164 km arah barat daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 48 km. Gempa tersebut juga dirasakan di sejumlah daerah lain seperti Jakarta, Bogor, Bandung dan wilayah Jawa lainnya.

BMKG menyatakan peringatan dini tsunami pasca gempa magnitudo 7,4 di wilayah laut Sumur, Pandeglang, Banten, telah berakhir pada  pukul 21.35 WIB.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: