BNPB Laporkan Sejumlah Bangunan Rusak Berat Terdampak Gempa Banten

TrubusNews
Binsar Marulitua
03 Agu 2019   01:00 WIB

Komentar
BNPB  Laporkan Sejumlah Bangunan Rusak Berat Terdampak Gempa Banten

Hasil analisis gempa magnitudo 6.9 yang terjadi pada pukul 19.03 WIB di barat daya Sumur, Banten (Foto : BMKG)

Trubus.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum menerima laporan korban jiwa maupun luka-luka terkait dampak gempa magnitudo 6.9 yang terjadi pada pukul 19.03 WIB di barat daya Sumur, Banten. Hingga, Pukul 22.10 WIB sejumlah baru sebagian bangunan yang didata dalam katagori rusak berat berat, ringan dan sedang. 

Pelaksana Harian, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengatakan, data sementara yang dihimpun Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) mencatat 7 rumah rusak berat, 3 rusak sedang dan 5 lainnya rusak ringan. Data rumah rusak berat teridentifikasi di wilayah Kabupaten Cianjur dan Bandung Barat.

Kerusakan rumah sebanyak 5 unit rusak berat di Desa Neglasari dan 1 unit di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.  Rumah rusak berat lain tercatat 1 unit di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipeundeuy, Bandung Barat. Selain itu kerusakan di kabupaten ini juga terjadi di Kecamatan Cipatat dan Cililin. 

Baca Lainnya : Deformasi Batuan Dalam Lempeng Indo-Australia Jadi Penyebab Gempa Banten, Getaran Terasa hingga Denpasar 

Satu rumah rusak ringan di Desa Cirawa Mekar Kecamatan Cipatat, sedangkan 4 lainnya di Kecamatan Cililin. 

Sementara itu, dua unit rumah mengalami rusak ringan dan rusak sedang di Kabupaten Sukabumi. Rincian kerusakan 1 unit di Desa Jayabakti Kecamatan Cidahu dan 1 lagi di Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak. Kerusakan juga terjadi pada bangunan Majelis Ta’lim di Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, dengan kategori rusak ringan. 

"Di Kota Bogor, BPBD setempat melaporkan 1 unit rumah mengalami retak-retak," jelas Agus Wibowo dalam keterangan tertulis, Jumat (2/8/2019) malam.

Pusdalops BNPB juga melaporkan sejumlah 1.000 warga mengungsi di halaman Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Sejumlah 50 orang lainnya di Kabupaten Lampung Selatan mengungsi di EX Hotel Lima Enam. 

BNPB telah menerjunkan lima tim untuk mendata dampak gempa bumi tersebut. Tim dikerahkan ke wilayah-wilayah terdampak gempa seperti ampung, Pangdeglang, Serang, Lebak dan Sukabumi

"Mereka terus mendata perkembangan terkini," jelas Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Wisnu Widjaja. 
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: