Cita Rasa Kopi Sumedang Jadi Suguhan Pameran Kopi & Cokelat Terbesar di Afrika

TrubusNews
Binsar Marulitua
30 Juli 2019   20:00 WIB

Komentar
Cita Rasa Kopi Sumedang Jadi Suguhan  Pameran Kopi & Cokelat Terbesar di Afrika

Ilustrasi Kopi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah Indonesia terus memperluas penetrasi pasar makanan dan minuman di Afrika Selatan, tak terkecuali Kopi Sumedang yang dipilih karena  rasa dan aromanya yang tak kalah dengan Kopi Gayo dan Kopi Toraja. 

Salah satu langkahnya adalah dengan  Pameran Coffee and Chocolate Africa 2019, di Ticket Dome Pro, Johannesburg, Afrika Selatan pada 26 Juli-28 Juli 2019.

KBRI Pretoria bekerja sama dengan PT. Pupuk Kujang mendatangkan Kopi Geulis, UMKM dari Kota Sumedang untuk mengikuti salah satu pameran kopi dan cokelat terbesar di dunia yang sudah ketujuh kalinya diselenggarakan di Johannesburg, Afrika Selatan. 

"Dengan mengikuti pameran ini, KBRI Pretoria mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk terus memperkuat branding kopi nasional"  jelas Duta Besar Salman Al Farisi di sela-sela kesibukannya turut menjual Kopi Sumedang  saat acara berlangsung. 

KBRI Pretoria bekerja sama dengan PT. Pupuk Kujang mendatangkan Kopi Geulis, UMKM dari Kota Sumedang untuk mengikuti salah satu pameran kopi dan cokelat terbesar di dunia yang sudah ketujuh kalinya diselenggarakan di Johannesburg, Afrika Selatan. 

Baca Lainnya : Menko Darmin Buka Peluang Ekspor Kopi ke Prancis

Pameran ini setiap tahunnya berhasil menarik minat kurang lebih 30.000 pengunjung dan diikuti oleh lebih dari 230 peserta yang berasal dari industri hospitality, coffee maker manufacturer, dan restoran. Kesempatan ini dimaksimalkan sebagai ajang perkenalan kopi Sumedang kepada pasar internasional.

Kopi Arabika Sumedang hingga saat ini masih kalah pamor dari saudara-saudaranya seperti Kopi Gayo Aceh dan Kopi Toraja, padahal Kabupaten Sumedang adalah salah satu dari empat sentra penghasil kopi arabika di Jawa Barat sejak perkebunan kopi didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Kota Sumedang juga berusaha mengejar ketertinggalan ini dengan membuka Jurusan Kopi di salah satu sekolah kejuruan di daerahnya, sekolah pertama dan percontohan di Indonesia.

Selama pameran berlangsung, booth Indonesia terus ramai dikunjungi pengunjung yang ingin mencari tahu lebih lanjut mengenai kopi Indonesia. Salah satu juri barista yang berkeliling, memuji flavour dan aroma Kopi Sumedang yang dikatakannya balance.

Dengan teknik pengeringan biji kopi pasca panen yang berbeda, Kopi Sumedang dihadirkan dengan tone honey, wine, full wash dan natural yang masing-masing mempunyai ciri tersendiri.

PT Pupuk Kujang memiliki program kemitraan untuk turut serta meningkatkan  kemandirian UMKM, khususnya yang berada di provinsi Jawa Barat sebagai wilayah operasional PT Pupuk Kujang. Salah satu mitra binaan Pupuk Kujang yang mengikuti pameran ini, Kopi Geulis Kopi Sumedang, baru saja memenangkan predikat Gold untuk tingkat nasional pada Agroofood & Halal Expo 2019 di Senayan, Jakarta.

Baca Lainnya : Kementan Ekspor 134 Ton Kopi ke Georgia dengan Nilai Ekonomi Rp134 Miliar

Melalui keikutsertaan pada pameran ini, dan juga  dengan kerja sama  dan bantuan KBRI Pretoria, Pupuk Kujang berharap exposure dari kegiatan ini dapat memacu semangat pengusaha UMKM untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya sehingga dapat eksis dan bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Tidak hanya terbatas pada kopi, kehadiran Pupuk Kujang di Afrika Selatan juga telah membuka beberapa kesempatan lainnya termasuk kemungkinan kerjasama dengan perwakilan RI dalan pengembangan produk unggulan lain dibawah binaan Pupuk Kujang.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2019

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:47 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: