Jangan Anggap Remeh, Ini Dampak Buruk Alat Kesehatan Bermerkuri Bagi Kesehatan

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
30 Juli 2019   16:00

Komentar
Jangan Anggap Remeh, Ini Dampak Buruk Alat Kesehatan Bermerkuri Bagi Kesehatan

Ilustrasi termometer (Foto : Pixabay/Opal)

Trubus.id -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes), baru saja mengeluarkan Surat Edaran tentang Penghapusan dan Penarikan Alat Kesehatan Bermerkuri. Melalui Surat Edaran nomor HK.02.02.I/28992019 tertuang penghapusan merkuri merupakan upaya pelarangan produksi merkuri, penggunaan merkuri, atau penggantian merkuri dengan bahan alternatif yang ramah terhadap kesehatan manusia serta lingkungan.

Merkuri atau raksa (Hg) mengandung logam berat yang sangat berbahaya. Penggunaannya sangat dibatasi karena bisa mencemari lingkungan dan terakumulasi di tubuh manusia. Tak hanya ditemukan di alat kesehatan saja, paparan merkuri bisa berasal ketika seseorang menghidup udara yang terkontaminasi dan mengonsumsi makanan dan minuman yang juga terkontaminasi.

Alat kesehatan bermerkuri akan sangat membahayakan jika digunakan oleh pasien, paparan merkuri dari alat kesehatan ini akan menyerap melalui kulit (absorpsi).

Baca Lainnya : Kementerian Kesehatan Rilis Tiga Alat Kesehatan Bermerkuri

“Merkuri sendiri merupakan bahan berbahaya dan beracun yang memiliki dampak kesehatan seperti terjadi kerusakan sistem saraf pusat, ginjal, paru-paru,” terang Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kirana Pritasari ketika ditemui di Jakarta, Selasa (30/7).

Sementara dampak merkuri kepada janin, bayi dan anak, berupa kelumpuhan otak, gangguan ginjal, sistem saraf, menurunnya kecerdasan, cacat mental, kejang, gangguan pertumbuhan, sistem pencernaan terganggu, gangguan pendengaran, hingga kebutaan.

"Kami (Kemenkes) ikut bertanggungjawab menghapus alat kesehatan bermerkuri karena ada dampak negatif dan gar bisa dihindari sebesar mungkin," tandasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: