Asap Kebakaran Hutan Riau Berpotensi Sampai Ke Negara Tetangga

TrubusNews
Astri Sofyanti
29 Juli 2019   17:30 WIB

Komentar
Asap Kebakaran Hutan Riau Berpotensi Sampai Ke Negara Tetangga

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (Foto : AFP PHOTO/Satgas Bencana Indonesia)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Riau kemungkinan bisa mengarah ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Menurut, Kasie Data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Marzuki, arah mata angin di Riau, bahwa saat ini bergerak dari arah tengga menuju barat daya. Dirinya menilai kemudian ada pembelokan ke arah garis equator ke arah timur laut.

"Dari bulan Juli hingga Oktober 2019 arah angin mengarah ke dua negara tetangga. Artinya juga terjadi kabut asap di Riau akan mengarah ke Malaysia dan Singapura," demikian disampaikan Marzuki, Senin (29/7) mengutip Okezone.

Baca Lainnya : Pemprov DKI Jakarta Andalkan Lidah Mertua Atasi Polusi Udara, Ampuhkah?

Meski begitu, berdasarkan analisa, jika terjadi kabut di Riau, negara yang paling terdapak adalah Malaysia melalui Selat Malaka. "Kalau ke negara ada potensinya, tapi tidak terlalu," sambungnya.

BMKG juga menyatakan bahwa sampai saat ini wilayah Riau masih terjadi musim kemarau. Sebelumnya BMKG memperkirakan musim kemarau masih akan terjadi hinga September mendatang. Sementara puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus.

dirinya menegaskan, kebakaran hutan dan lahan perlu terus diwaspadai selama tiga bulan ini karena musim penghujan baru akan terjadi pada bulan Oktober 2019. Dalam beberapa hari ini sejumlah wilayah di Riau sudah melalui diselimuti asap. Tapi dirinya menegaskan, kabut asap tidak separah pada tahun 2014 dan 2015.

Baca Lainnya : Dua Hari Berasap Karhutla, BNPB Sebut Kualitas Udara di Wilayah Riau Kembali Membaik

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger mengatakan saat ini ada dua wilayah yang menjadi konsentrasi tim gabungan yakni Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan. Kebakaran ada di beberapa titik.

"Tim Satgas Udara dan Satgas Darat terus melakukan upaya pemadaman di dua daerah tersebut," jelas Edwar.[NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: