Pemkot Cimahi Edukasi Olah Sampah dengan Bus Sakoci

TrubusNews
Thomas Aquinus
28 Juli 2019   20:00 WIB

Komentar
Pemkot Cimahi Edukasi Olah Sampah dengan Bus Sakoci

Bus wisata Sakoci (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah Kota Cimahi memfasilitasi pembayaran tiket bus wisata Saba Kota Cimahi (Sakoci) dengan menggunakan sampah anorganik. Hal tersebut dilakukan dalam rangka membantu mengurangi timbunan sampah di Kota Cimahi.

Pada Minggu (28/7), digelar  uji coba pembayaran bus Sakoci dengan tukar sampah anorganik di area Alun-alun Cimahi Jalan Jenderal Amir Mahmud Kota Cimahi. 

Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi bersama Bank (Sampah Induk Cimahi) Samici, Komunitas Gerakan Pungut Sampah, Yayasan Green One Go Green, Komunitas Bank Sampah Unit Cimahi, dan lainnya.

Baca Lainnya : Bukan Tempat Sampah, Kamboja Kirim Ribuan Ton Limbah Impor ke Negara Asalnya

Kepala Dinas LH Kota Cimahi M. Ronny menyampaikan, muncul ide bersama menukar sampah anorganik dengan tiket Sakoci atas kolaborasi Dinas LH-Disparbudpora Kota Cimahi.

"Bagaimana pengelolaan sampah bisa berkaitan dengan pariwisata. Penukaran sampah anorganik dengan tiket Sakoci akan sangat membantu terhadap pengurangan timbunan sampah di Kota Cimahi," katanya.

Terdapat 110 orang warga yang ikut partisipasi saat uji coba diberlakukan. Sebelumnya, mereka sudah menukar sampah anorganik dan mendapat voucher naik Sakoci sekaligus diskon Rp5.000 dari tarif umum Rp20.000/penumpang.

Baca Lainnya : Tiru Indonesia, Kamboja Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke Amerika Serikat dan Kanada

Saat ini baru ada satu unit Bus Sakoci, untuk itu masyarakat bergantian menaiki bus untuk berwisata sejarah dan militer Kota Cimahi tersebut. Disela-sela menanti giliran, mereka mendapat edukasi pengelolaan sampah dari petugas Dinas LH Kota Cimahi.

"Sampah anorganik yang dikumpulkan bisa apa saja, seperti kardus, duplek, kertas bekas, botol kemasan. Misal harga sampah Rp3.000/kg, masyarakat tinggal kumpulkan sampah sebanyak 5 kg untuk ditukar dengan voucher tiket Sakoci dan sudah dapat diskon," katanya.

Dikatakan Ronny, untuk mengikuti kegiatan tersebut harus menjadi anggota Bank Samici maupun unit Bank Sampah lain di Kota Cimahi terlebih dahulu. 

Baca Lainnya : KLHK Sebut Imbauan Jangan Membuang Sampah Sembarangan Harus Diganti

"Harus jadi anggota bank sampah. Supaya ada keterikatan agar masyarakat bersangkutan punya niat mengelola dan memilah sampah minimal di rumahnya," katanya.

Sampai saat ini terdapat 221 Unit Bank Sampah di Kota Cimahi, yang aktif sekitar 75 persen dan tersebar di RW, sekolah dan perkantoran.

"Mudah-mudahan program ini terus berlanjut, terutama bakal kampanyekan ke RW-sekolah karena mereka punya unit bank sampah. Ini ide luar biasa dari komunitas yang ada di Cimahi,  Inisiasi ini kita dukung, Alhamdulilah hari ini bisa terlaksana dan ke depan akan evaluasi sebelum ditetapkan," terangnya dilansir dari Pikiran. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: