30 Personel Tagana Diterjunkan Bantu Evakuasi Warga

TrubusNews
Astri Sofyanti
27 Juli 2019   14:00 WIB

Komentar
30 Personel Tagana Diterjunkan Bantu Evakuasi Warga

Paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Tangkuban Perahu (Foto : Dok.BNPB)

Trubus.id -- Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan sebanyak 30 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia diterjunkan untuk membantu evakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Tangkuban Perahu.

Seperti diketahui Jumat, (26/7), pukul 15.48 WIB, Gunung Tangkuban Perahu (Kawah Ratu) yang berada di Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, erupsi dan melontarkan kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak (± 2.284 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi ± 5 menit 30 detik.

Baca Lainnya : PVMBG Sebut Gunung Tangkuban Perahu Masih Berpotensi Erupsi

"Sesaat setelah terjadinya erupsi Gunung Tangkuban Perahu Tagana sudah berada di lokasi. Fokus tugas yang dilakukan adalah perlindungan korban bencana alam. Dalam hal ini pengunjung dan pedagang serta wisatawan yang berkemah di sekitarnya," jelas Agus dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (27/7) mengutip Antaranews.

Agus menjelaskan, sebanyak 30 personel Tagana terdiri dari 25 orang Tagana Kabupaten Subang dan 5 orang dari Tagana Kabupaten Bandung Barat.

"Warga juga turun membantu yakni dari Kampung Siaga Bencana Desa Cicadas. Mereka bahu-membahu membantu proses evakuasi," ujarnya.

Pasca-erupsi Jumat sore, sebagain besar pedagang yang dievakuasi merupakan warga Ciater dan Cikole. Saat ini mereka telah kembali ke rumah masing-masing. Sementara itu, dipastikan tidak ada pengunjung yang berada di Tangkuban Perahu.

Diakui Agus, Tagana Kabupaten Subang memiliki Posko Tagana yang berjarak sekitar tujuh km dari Gunung Tangkuban Perahu. Sehari-harinya posko ini dijaga empat personel Tagana yang bertugas bergantian.

Baca Lainnya : Update, Perkambangan Terkini Pascaerupsi Gunung Tangkuban Perahu

"Maka begitu kejadian mereka langsung ke lokasi dan membantu evakuasi pedagang dan pengunjung. Bergabung dengan relawan, aparat keamanan, dan aparat desa setempat," tuturnya

Saat ini kendati erupsi telah berhenti, pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan. Tim Tagana juga tetap bersiaga dan meningkatkan komunikasi dengan berbagai pihak terkait di Posko Gabungan Gunung Tangkuban Perahu.

Sementara itu Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengatakan total Tagana Kabupaten Subang berjumlah 70 orang.

Tagana yang diturunkan memiliki kemampuan bidang komunikasi, rescue, manajemen posko, dan logistik. Mereka juga terus melakukan koordinasi dengan badan vulkanologi dan BPBD setempat.

"Koordinasi terus dilakukan dan apabila diperlukan kebutuhan logistik untuk masyarakat terdampak akan disalurkan," jelas Harry. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: