Mahasiswa IPB Temukan Susu Alternatif Bergizi Tinggi dengan Bahan Dasar Biji Petai Cina

TrubusNews
Thomas Aquinus
25 Juli 2019   17:00 WIB

Komentar
Mahasiswa IPB Temukan Susu Alternatif Bergizi Tinggi dengan Bahan Dasar Biji Petai Cina

Susu alternatif bergizi dengan bahan dasar biji petai cina (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Lamtoro atau petai cina merupakan salahsatu pangan lokal yang hampir terlupakan. Lamtoro yang biasanya dijadikan tempe atau sering disebut sebagai tempe mlanding memiliki kandungan gizi tinggi. Tak hanya itu, biji lamtoro juga dapat dijadikan bahan untuk membuat susu non-dairy, susu nabati bernilai gizi tinggi.

Melihat potensi ini, mahasiswa IPB University dari  Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) yaitu Tiffany Kusuma, Julina, dan Salsabila Nadien terdorong untuk membuat inovasi baru dari petai cina. Dengan bimbingan para dosen dan ahli gizi di IPB, para mahasiswa ini membuat inovasi baru berupa susu tempe mlanding sebagai susu alternatif yang tinggi protein dan padat zat gizi.

Menurut Tiffany, kandungan gizi dan manfaat susu sangat potensial untuk dikembangkan. Namun produksi susu dalam negeri masih sangat rendah, padahal kandungan gizinya sangat tinggi.

Baca Lainnya : Jepang Ciptakan Minuman Teh Susu Transparan Pertama di Dunia

“Hal ini perlu diatasi dengan menggunakan bahan pangan lokal sebagai alternatif pengganti susu dari sapi dan kedelai. Salah satunya adalah lamtoro atau petai cina. Saya tertarik untuk menganalisis kandungan gizi lamtoro yang dijadikan susu dengan terlebih dahulu dilakukan proses fermentasi,” kata Tiffany, Kamis (25/7).

Berdasarkan hasil penelitian, dalam seratus gram Mland Milk mengandung lemak 66,1 gram, protein 25,4 gram dan karbohidrat 4 gram. Mland Milk juga memiliki kandungan omega 3 sebanyak 356 miligram dan omega 6 sebanyak 7325 miligram. Rasa Mland Milk ini manis gurih, namun ada sedikit aftertaste khas mlanding.

“Dari penelitian ini harapannya dapat dihasilkannya produk susu dengan formulasi tempe mlanding (Mland Milk) sebagai pangan alternatif tinggi protein dan padat energi,” tambah Tiffany. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: