Aktivitas Lempeng Indo-Australia Picu Gempa Bumi Magnitudo 4,9 di Bali

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
24 Juli 2019   12:30

Komentar
Aktivitas Lempeng Indo-Australia Picu Gempa Bumi Magnitudo 4,9 di Bali

Hasil analisis gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 ddi Kabupaten Jembrana, Bali pukul 08:29:13 WIB. (Foto : Dokumentasi BNPB)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merekam gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 yang mengguncang Kabupaten Jembrana, Bali pukul 08:29:13 WIB. Penyebab gempa ini adalah aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. 

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono menjelaskan Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa ini berkekuatan M 4,9 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M 4,6. 

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,98 LS dan 114,17 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 84 km barat daya Jembrana, Bali, pada kedalaman 71 kilometer. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami. 

Baca Lainnya : BMKG Deteksi Gempa Bermagnitudo 4,9 di Jembrana, Bali

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut dibangkitkan oleh deformasi kerak bumi dengan mekanisme pergerakan kombinasi naik-mendatar (oblique thrust fault)," jelas Daryono, Rabu(24/7/2019. 

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di daerah Kuta (Bali) dalam skala intensitas IV MMI, Denpasar, Banyuwangi, dan Jember III MMI, Gianyar, Tabanan, dan Lombok Utara II MMI.

Beberapa warga di Kuta dan Badung, Bali, dan selatan Banyuwangi sempat berlarian keluar rumah akibat terkejut dan panik dengan guncangan gempa yang terjadi dengantiba-tiba.

Hasil monitor BMKG hingga pukul 9.30 WIB belum terjadi aktivitas gempa susulan, untuk itu masyarakat diimbau agar tetap tenang

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: