Pemkab Halmahera Selatan Perpanjang Masa Tanggap Darurat Hingga 6 Hari Kedepan

TrubusNews
Astri Sofyanti
22 Juli 2019   20:30 WIB

Komentar
Pemkab Halmahera Selatan Perpanjang Masa Tanggap Darurat Hingga 6 Hari Kedepan

Dampak gempa magnitudo 7,2 di Halmahera Selatan, Maluku Utara (Foto : ANTARA FOTO/Abdul Fatah)

Trubus.id -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut) perpanjang masa tanggap darurat sampai enam hari ke depan atau 28 Juli 2019. Dalam penanganannya sendiri, Pemkab Halmahera Selatan sebelumnya menetapkan tanggap darurat 14-21 Juli 2019 dan diperpanjang.

Perpanjangan masa tanggap darurat ini diambil setelah adanya keputusan pemerintah setempat mengingat masih diperlukannya penanganan atas korban gempa berkekuatan magnitudo 7,2 yang melanda Halmahera Selatan, Minggu (14/7/19) lalu.

Baca Lainnya : Percepat Penanganan Pascagempa Magnitudo 7,2 Halmahera Selatan, BNPB Kerahkan Sumber Daya

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dampak gempa tersebut meliputi 77 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. BNPB juga mebcatat 8 warga meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Sementara ribuan warga masih mengungsi di sejumlah titik pengungsian.

"Tanggap darurat masih ditambahkan hingga 28 Juli 2019 dalam penanganan pengungsi gempa Halsel," kata Ketua Tim Tanggap Darurat Kabupaten Halsel, Helmi S Botutuhe, melansir Antaranews, Senin (22/7/19).

Baca Lainnya : Pascagempa Jaringan Listrik di Halmahera Selatan Rusak

Helmi Botutuhe yang juga Sekkab Halsel itu juga mengugkapkan, tambahan waktu tanggap darurat karena penanganan korban gempa bumi masih berlangsung dan bahkan hingga saat ini masih berada di tempat pengungsian.

Lebih lanjut diakuinya, pemerintah daerah menetapkan tanggap darurat sejak 14 Juli hingga 20 Juli 2019, berbagai upaya penanggulangan terhadap korban gempa yang tersebar di 77 desa yang saat ini masih menempati lokasi pengungsian.

"Kita sudah maksimal, namun ada beberapa kendala sehingga tanggap darurat harus diperpanjang," tandas Helmi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kabut Asap Beracun Selimuti Australia Bagian Timur

Peristiwa   10 Des 2019 - 19:26 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: