Jokowi Kalah di MA Karena Karhutla, Istana Respon Langkah Lanjutan

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
20 Juli 2019   13:00

Komentar
Jokowi Kalah di MA Karena Karhutla, Istana Respon Langkah Lanjutan

Presiden Jokowi saat meninjau langsung proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Foto : Dokumentasi KLHK)

Trubus.id -- Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Presiden Joko Widodo (Jokowi)dalam perkara kebakaran hutan di Kalimantan Tengah pada 2015 lalu.  MA menguatkan vonis sebelumnya yang menilai ada perbuatan melawan hukum sehingga terjadi kebakaran hutan.

Kasus ini melibatkan penggugat dari kalangan masyarakat, yaitu Arie Rompas, Kartika Sari, Fatkhurrohman, Afandi, Herlina, Nordin dan Mariaty. Mereka menggugat Jokowi, Menteri LHK, Menteri Pertanian, Menteri ATR/Kepala BPN, Menteri Kesehatan, Gubernur Kalimantan Tengah, dan DPRD Kalteng. 

Istana Kepresidenan angkat bicara perihal putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan kasasi Jokowi dan sejumlah pihak.  Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan pihaknya sudah koordinasi dengan Menteri Kehutanan (dan Lingkungan Hidup) dan pemerintah akan merespons putusan MA dengan menyiapkan langkah hukum berikut.

"Ya pastinya. Nanti kan ada pengacara negara melakukan langkah-langkah itu," ujar Moeldoko kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Baca Lainnya : Jokowi Kalah di MA Karena Karhutla, Ini Penjelasan Menteri LHK

Moeldoko mengatakan,bahwa kebakaran hutan sudah berkurang 98 persen. "Itu sudah kita kenali seperti itu. BRG (Badan Restorasi Gambut) juga sudah bekerja dan kemarin melapor kepada saya bahwa penggunaan parit, di samping ada faktor ekonominya juga memiliki faktor penghambat berkembangnya api," ujarnya.

Lahan gambut tersebut juga bahkan sudah dapat menghasilkan buah-buahan, sayur-mayur juga ikan. 

"Saya waktu itu mampir ke lokasi melihat untuk perikanan," tutur Moeldoko.

Berikutnya masalah peraturan, regulasi, pemerintah sudah melakukan langkah-langkah perbaikan. "Jadi, menurut saya yang penting adalah bahwa setelah tuntutan itu diberlakukan dan keputusan itu di pengadilan pemerintah selalu kalah, tapi pemerintah tidak menunggu. Malah telah melakukan langkah-langkah yang jauh lebih penting," ucap Moeldoko. 

Dengan kasasi MA tersebut, maka pemerintah juga akan memperbaiki lagi kerja pencegahan kebakaran hutan.

Baca Lainnya : Jokowi Instruksikan Antisipasi dan Mitigasi Dampak Kekeringan

Sebelumnya pada 22 Maret 2017, Pengadilan Negeri Palangkarya memutuskan mengabulkan permohonan penggugat dengan putusan

1. Menyatakan para tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum.
2. Menghukum Tergugat I (Presiden) untuk menerbitkan peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang penting bagi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, dengan melibatkan peran serta masyarakat.

Atas putusan itu, Jokowi dkk tidak terima dan mengajukan banding. Namun Pengadilan Tinggi Palangkaraya menolak gugatan itu dan menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Palangkaraya Nomor 118/Pdt.G.LH/ 2016/PN.Plk tanggal 22 Maret 2017.


 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Cindy Tanaka 20 Juli 2019 - 16:57

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: